Hadapi Cuaca Ekstrem, Undip Rilis Alat Pengering Gabah Inovatif
Untuk meningkatkan efisiensi kerja, alat pengering ini dibekali mekanisme hidrolik yang memudahkan proses pengeluaran gabah kering. Fitur tersebut membuat proses bongkar muat menjadi lebih cepat, aman, dan hemat tenaga kerja.
Pengembangan teknologi ini mendapat dukungan hibah Program RIKUB (Riset Konsorsium Unggulan Berdampak) 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Ke depan, kehadiran alat pengering gabah hybrid ini diharapkan mampu menjadi solusi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi anomali cuaca yang sering merugikan petani saat panen. Dengan kadar air gabah yang lebih stabil, susut hasil pascapanen dapat ditekan dan nilai jual gabah di tingkat petani meningkat.
Inovasi ini sekaligus menegaskan komitmen Undip dalam mendorong hilirisasi riset, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan sistem pertanian modern yang mandiri, efisien, dan berdaya saing.
Editor : Enih Nurhaeni