Banjir Melanda Kudus, Operasional SPBU Tanggulangin Disetop Sementara
KUDUS, iNewsJoglosemar.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kudus sejak Senin malam hingga Selasa pagi menyebabkan SPBU 44.593.15 Tanggulangin terendam banjir dan menghentikan operasional sementara.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa genangan air mulai meningkat sejak Selasa (14/1/2026) pukul 05.30 WIB.
Melihat kondisi tersebut, pihak SPBU memutus aliran listrik dan menghentikan operasional pada pukul 06.00 WIB sebagai langkah antisipasi keselamatan dan keamanan fasilitas.
Taufiq menegaskan bahwa sebelum air meninggi, SPBU telah memastikan seluruh fillpot tertutup rapat serta sistem kelistrikan dimatikan guna mencegah potensi risiko.
Ia menyampaikan bahwa penghentian operasional dilakukan semata-mata untuk menjaga keselamatan personel, konsumen, serta fasilitas SPBU dari dampak banjir.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan kualitas dan keamanan BBM tetap menjadi prioritas utama selama masa penghentian operasional tersebut.
Setelah banjir surut, SPBU akan menjalani pengecekan menyeluruh, termasuk pemeriksaan potensi kandungan air dalam tangki, sebelum kembali dioperasikan.
Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah telah menyiapkan skema alih suplai ke SPBU terdekat.
Alih suplai layanan dilakukan ke SPBU 44.593.04 Matahari yang berjarak sekitar 3,7 kilometer dan SPBU 44.593.16 Tanjung Karang dengan jarak sekitar 2,9 kilometer.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk sementara melakukan pengisian BBM di SPBU terdekat yang masih beroperasi hingga kondisi kembali normal.
Selain itu, Pertamina terus memantau perkembangan situasi banjir serta mengingatkan seluruh SPBU di wilayah Kudus dan sekitarnya agar tetap waspada.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya menjaga kelancaran distribusi BBM dan keselamatan operasional di tengah cuaca ekstrem.
Editor : Enih Nurhaeni