get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Surut, Jalur Hulu Karangjati-Gubug hanya Bisa Dilalui KA 20 Km per Jam

Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir, Polisi Soroti Tantangan Jelang Ramadhan

Senin, 16 Februari 2026 | 10:49 WIB
header img
Operasi Keselamatan Candi 2026 Berakhir, Polisi Soroti Tantangan Jelang Ramadhan. (Foto: Istimewa).

SEMARANG, iNewsJoglosemar.idOperasi Keselamatan Candi 2026 secara resmi berakhir pada Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB, setelah dilaksanakan selama 14 hari. Selama pelaksanaan operasi, Kepolisian Daerah Jawa Tengah mencatat adanya respons positif dan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan operasi. Menurutnya, keberhasilan tidak terletak pada jumlah penindakan, melainkan meningkatnya kesadaran masyarakat melalui pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian selama masa operasi.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan Anda adalah prioritas kami,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan, berbagai inovasi kegiatan digelar, mulai dari edukasi masif ke sekolah-sekolah melalui Dikmas Lantas, dialog simpatik dengan para pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pejuang transportasi. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran dan menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga hari terakhir, tercatat puluhan ribu pelanggaran yang didominasi usia produktif. Meski demikian, tren penggunaan helm SNI serta pengurangan pelanggaran melawan arus menunjukkan perbaikan di sejumlah titik pantauan.

Kombes Pol Artanto menambahkan bahwa perubahan perilaku tidak dapat terjadi secara instan. Namun melalui operasi ini, pihaknya berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, khususnya bagi generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa dengan berakhirnya Operasi Keselamatan Candi 2026, tantangan berikutnya adalah pengamanan bulan suci Ramadan dan arus mudik Lebaran 1447 H. Kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik sangat ditentukan oleh tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” pungkasnya.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut