get app
inews
Aa Text
Read Next : Awal 2026, Polda Jateng Ungkap 318 Kasus Narkoba dan Amankan 386 Tersangka

Panen Raya 200 Hektare Jelang Lebaran, Bulog Semarang Jamin Pembelian Gabah

Senin, 02 Maret 2026 | 05:11 WIB
header img
Panen Raya 200 Hektare Jelang Lebaran, Bulog Semarang Jamin Pembelian Gabah. (Foto: Istimewa).

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Para petani melakukan panen raya padi varietas Inpari 32 di Desa Truko, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat (27/2/2026). Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 200 hektare.

Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, meninjau langsung panen raya didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Jawa Tengah Sri Muniati serta Pimpinan Bulog Cabang Semarang Rendy Ardiansyah. Kehadiran jajaran Bulog ini untuk memastikan kesiapan penyerapan gabah petani di wilayah tersebut.

Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, kondisi tanaman padi Inpari 32 di Desa Truko terlihat sehat dan telah memasuki usia panen optimal. Tim Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang turut melakukan pengecekan memastikan tidak ditemukan serangan hama signifikan.

“Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi petani. Gabah sudah siap dipanen dan kualitasnya terjaga,” ujarnya di lokasi.

Namun demikian, proses panen di Desa Truko tidak dapat menggunakan alat panen modern seperti combine harvester. Hal ini disebabkan kondisi geografis lahan yang berbentuk terasering dengan akses jalan naik turun dan relatif sempit.

“Bukannya kami tidak mau membawa combine harvester, tetapi alatnya tidak bisa masuk. Medannya cukup tinggi dan berisiko jika dipaksakan,” jelasnya.

Karena keterbatasan akses tersebut, panen dilakukan secara manual menggunakan alat pemotong sederhana. Dirut Bulog menegaskan, keputusan tersebut bukan karena ketiadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), melainkan murni faktor kondisi lahan.

Dalam kesempatan itu, Bulog menyatakan kesiapan menyerap gabah petani dengan berbagai kualitas selama masih memenuhi standar usia panen sesuai rekomendasi PPL. Penyerapan akan dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal panen di lapangan.

Bulog berharap produksi padi di Jawa Tengah tahun ini dapat berkontribusi terhadap pencapaian target 4 juta ton setara beras. Target tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut