Sering Diguyur Hujan, Prajurit TNI Kebut Pengecoran Jalan
SRAGEN, iNewsJoglosemar.id – Hujan yang kerap turun belakangan ini tak membuat langkah prajurit TNI berhenti. Di sepanjang ruas jalan Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen justru terus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pengecoran jalan yang menjadi target utama pembangunan.
Dari total panjang jalan yang harus dicor sepanjang 1.100 meter, sebagian sudah berhasil diselesaikan. Namun masih ada sekitar 700 meter lagi yang harus segera dituntaskan.
Di tengah keterbatasan waktu dan medan yang tak selalu bersahabat, semangat prajurit bersama warga tetap menyala. Mereka bekerja dari pagi hingga sore, menghadirkan denyut pembangunan yang seolah tak pernah berhenti.
Suara mesin pengaduk semen, derap langkah warga yang hilir mudik membawa material, hingga tangan-tangan yang terus bergerak meratakan cor menjadi pemandangan sehari-hari di lokasi TMMD.
Namun di balik kerja keras itu, cuaca menjadi tantangan yang paling sering datang tanpa aba-aba.
Hujan yang turun tiba-tiba membuat akses jalan menuju lokasi berubah becek dan licin. Kendaraan pengangkut material pun sering kesulitan masuk, sehingga distribusi bahan bangunan menjadi lebih lambat.
Tak hanya itu, cor jalan yang belum sepenuhnya kering kadang harus kembali terkena guyuran hujan, membuat proses pengerjaan harus dilakukan lebih hati-hati.
Serma Suharyono yang memimpin pekerjaan di lapangan mengakui bahwa kondisi cuaca menjadi hambatan yang cukup terasa dalam proses pembangunan.
Menurutnya, perubahan cuaca yang cepat sering memengaruhi ritme kerja, terutama saat proses pengecoran sedang berlangsung.
“Kami terus berupaya maksimal, namun cuaca sering berubah. Jalan masuk jadi becek sehingga distribusi material sedikit terhambat, dan terkadang cor yang belum kering sudah terkena hujan. Meski begitu, kami tetap optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ungkap Serma Suharyono, Senin (4/5/2026).
Meski menghadapi berbagai kendala, tekad untuk menuntaskan pekerjaan tetap menjadi pegangan utama seluruh personel Satgas TMMD.
Bagi mereka, setiap meter jalan yang berhasil dicor bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga jawaban atas harapan panjang masyarakat akan akses yang lebih baik.
Jalan yang lebih layak akan memudahkan aktivitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, hingga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.
Editor : Enih Nurhaeni