KKN Undip Bantu BUMDes Kebondowo, Mesin Roaster Kopi hingga Sertifikasi Halal untuk UMKM
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Universitas Diponegoro (Undip) memperkuat pengembangan ekonomi Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Skema Ipteks bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (IDBU) Tim 63 Tahun 2026. Tidak hanya mendampingi pelaku usaha mikro, Undip juga menyerahkan bantuan mesin pengolahan kopi kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta menggelar restocking ikan di kawasan Rawa Pening.
Program yang berlangsung selama 27 Juni hingga 27 Juli 2026 tersebut melibatkan 30 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang didampingi 10 guru besar Universitas Diponegoro. Fokus utamanya ialah memperkuat BUMDes Kebondowo, meningkatkan daya saing UMKM, serta mengoptimalkan potensi ekonomi desa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Salah satu program unggulan adalah penguatan industri kopi lokal. Tim KKN menyerahkan paket teknologi pengolahan kopi berupa mesin coffee roaster dan grinder kepada BUMDes Kebondowo. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas hasil sangrai, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain bantuan peralatan, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan branding produk, perbaikan desain kemasan, hingga strategi pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro di Desa Kebondowo.
Mesin Roaster Kopi Jadi Penguat BUMDes Kebondowo
Ketua Tim KKN Tematik IDBU 63, Prof. Dr. Ir. Heru Prastawa, DEA, menjelaskan bahwa penguatan BUMDes menjadi salah satu fokus utama program pengabdian Universitas Diponegoro di Desa Kebondowo.
Melalui penerapan teknologi sederhana namun tepat guna, BUMDes diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas peluang usaha masyarakat.
Selain sektor kopi, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM terkait manajemen keuangan, akuntansi, manajemen mutu, pemasaran, legalitas usaha hingga proses pengurusan sertifikasi halal.
Pendampingan tersebut dirancang agar pelaku usaha memiliki daya saing lebih tinggi sekaligus mampu memperluas akses pasar.
Undip Tebar Benih Ikan di Rawa Pening
Tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi desa, mahasiswa KKN Tematik IDBU Tim 63 bersama masyarakat juga melaksanakan Gerakan Restocking Ikan melalui penebaran benih ikan nilem di kawasan Bukit Cinta, Rawa Pening.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kecamatan Banyubiru.
Perwakilan dosen pembimbing lapangan, Prof. Dr. Dian Wijayanto, S.Pi., M.M., M.S.E., mengatakan keberhasilan program pengabdian tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan selama KKN, tetapi juga dari manfaat yang terus dirasakan masyarakat setelah program selesai.
"Kami berharap hubungan baik antara Universitas Diponegoro dengan Pemerintah Desa dan masyarakat Kebondowo dapat terus terjalin. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat BUMDes, meningkatkan daya saing UMKM setempat, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Program KKN Tematik IDBU Tim 63 dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Heru Prastawa, DEA. (Fakultas Teknik) dan didampingi oleh 9 guru besar Universitas Diponegoro lainnya. Dosen Pembimbing Lapangan Program KKN Tematik IDBU Tim 63 antara lain:
1. Prof. Dr. Ir. Heru Prastawa, DEA. (Fakultas Teknik) – Ketua Tim
2. Prof. Dr. dr. Achmad Zulfa Juniarto, M.Si.Med., Sp.And(K)., M.M.R., Ph.D.(Fakultas Kedokteran)
3. Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. (Fakultas Teknik)
4. Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T., M.M., M.T., IPU., ASEAN Eng. (Fakultas Teknik)
5. Prof. Bagus Hario Setiadji, S.T., M.T., Ph.D. (Fakultas Teknik)
6. Prof. Dr. Dian Wijayanto, S.Pi., M.M., M.S.E. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
7. Prof. Dr. Meidiana Dwidiyanti, S.Kp., M.Sc. (Fakultas Kedokteran)
8. Prof. Dr. Ir. Endang Purbowati, M.P. (Fakultas Peternakan dan Pertanian)
9. Prof. Ro'fah Setyowati, S.H., M.H., Ph.D. (Fakultas Hukum)
10. Prof. Dr. Fifiana Wisnaeni, S.H., M.Hum. (Fakultas Hukum)
Sementara itu, Kepala Desa Kebondowo Ahmad Yani menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, program yang dijalankan Universitas Diponegoro sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam memperkuat BUMDes sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sangat senang dan antusias dapat bekerja sama dengan Universitas Diponegoro. Semoga hubungan baik yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Desa Kebondowo," katanya.
Melalui KKN Tematik Skema IDBU, Universitas Diponegoro berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dapat menjadi model pemberdayaan desa yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi Desa Kebondowo sebagai sentra ekonomi lokal yang mandiri dan berdaya saing.
Editor : Enih Nurhaeni