get app
inews
Aa Text
Read Next : Tembus Lapisan Batu, Satgas TMMD Pantang Menyerah Hadirkan Air Bersih untuk Warga

Jalan TMMD Purworejo Butuh 8.000 Liter Air Setiap Hari, Pasokan Jadi Penentu Pengecoran

Minggu, 26 Juli 2026 | 17:31 WIB
header img
Jalan TMMD Purworejo Butuh 8.000 Liter Air Setiap Hari, Pasokan Jadi Penentu Pengecoran. (Foto: Istimewa).

PURWOREJO, iNewsJoglosemar.id – Di balik pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, ada kebutuhan yang tak kalah penting dari semen dan material bangunan. Setiap hari, pekerjaan pengecoran membutuhkan sekitar 8.000 liter air.

Kebutuhan air dalam jumlah besar tersebut harus dipastikan tersedia agar proses pengecoran jalan berjalan lancar. Apalagi, pembangunan dilakukan di tengah medan yang cukup menantang dan membutuhkan dukungan logistik yang teratur, Sabtu (25/7/2026).

Beruntung, kebutuhan air untuk pembangunan jalan hingga kini masih terpenuhi. Mobil pemasok air rutin datang ke lokasi sesuai kebutuhan sehingga Satgas TMMD bersama masyarakat dapat melanjutkan pekerjaan tanpa terganggu persoalan pasokan air.

Air menjadi bagian penting dalam proses pengerjaan rabat beton. Karena itu, kelancaran distribusinya ikut menentukan keberlangsungan pekerjaan di lapangan.

Tanpa pasokan air yang cukup, proses pengecoran bisa terganggu. Sebaliknya, ketika kebutuhan air tersedia tepat waktu, pekerjaan dapat terus dilakukan sesuai rencana dan target pembangunan dapat dikejar.

Syawal, Kaur Keuangan Desa Watuduwur, mengatakan kebutuhan air untuk mendukung pengecoran jalan memang cukup besar. Namun, koordinasi yang dilakukan selama pelaksanaan TMMD membuat distribusi air sejauh ini berjalan lancar.

"Setiap hari kami membutuhkan sekitar 8.000 liter air untuk mendukung pekerjaan pengecoran jalan. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala karena mobil pemasok air selalu datang tepat waktu sehingga pekerjaan dapat terus berjalan dengan baik," ujarnya.

Ketersediaan air tersebut menjadi salah satu bagian dari dukungan logistik yang harus dijaga selama pembangunan jalan berlangsung. Bukan hanya tenaga prajurit dan warga yang dibutuhkan, tetapi juga memastikan material dan kebutuhan pendukung tiba di lokasi sesuai waktu.

Koordinasi antara pemerintah desa, Satgas TMMD, dan pihak pemasok menjadi penting agar kebutuhan air tidak sampai menghambat pekerjaan. Terlebih, pembangunan jalan rabat beton dilakukan secara bertahap dan membutuhkan pasokan air secara rutin.

Bagi masyarakat Desa Watuduwur, kelancaran pembangunan jalan tersebut menjadi kabar baik. Infrastruktur yang sedang dikerjakan diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik dan mendukung aktivitas warga setelah selesai.

TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo pun tidak hanya memperlihatkan kerja keras prajurit dan masyarakat di lokasi pembangunan. Di balik pengecoran jalan, terdapat dukungan logistik yang harus dipastikan berjalan setiap hari.

Dengan kebutuhan mencapai 8.000 liter air per hari, kelancaran pasokan menjadi salah satu bagian penting yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur.

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut