get app
inews
Aa Text
Read Next : Rumah Hampir Roboh, Kini Amin Bisa Tinggal Lebih Layak Berkat TMMD di Kabupaten Semarang

Polisi Olah TKP Dugaan Perampokan Toko HP di Ambarawa, Pelaku Diburu

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:18 WIB
header img
Polisi saat melakukan olah TKP dugaan perampokan toko HP di Ambarawa. (Foto: Istimewa).

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Polisi menyelidiki dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di toko HP Royal Phone, Lingkungan Pojoksari, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah salah seorang karyawan menemukan kondisi toko berantakan saat hendak bekerja pada siang hari.

Petugas dari Polsek Ambarawa, Satreskrim Polres Semarang, dan Tim Inafis langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Di lokasi, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti menjelaskan, peristiwa bermula saat dua karyawan counter, M. Danu (21) dan M. Fahmi (19), pulang dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB. Keduanya berniat kembali ke toko dan sempat beberapa kali mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban dari dalam.

"Karena tidak ada respons, keduanya akhirnya memutuskan pulang ke rumah masing-masing," ujar AKP Ririh.

Sekitar pukul 14.00 WIB, M. Danu kembali ke toko untuk memulai aktivitas kerja. Saat mendapati pintu masih tertutup, ia mulai curiga. Setelah mengintip melalui celah pintu, ia melihat kondisi di dalam toko sudah berantakan.

Untuk memastikan situasi, saksi kemudian masuk melalui pintu belakang yang didobrak. Setelah mengetahui kondisi di dalam, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ambarawa.

Korban diketahui bernama Candra Waskito (25), warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Hingga kini, penyidik masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang diduga hilang sehingga total kerugian belum dapat dipastikan.

AKP Ririh mengatakan penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, analisis hasil olah TKP, serta pengumpulan barang bukti masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan memastikan kronologi kejadian.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menambahkan, penanganan perkara kini dilakukan oleh Satreskrim Polres Semarang. Polisi juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Semarang. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Informasi sekecil apa pun akan sangat membantu proses penyelidikan dan pengungkapan pelaku," kata AKBP Heru.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut