Air Mata Alfa dan Estafet Obor Porprov Jateng 2026 di Kabupaten Semarang
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Perasaan haru bercampur bangga menyelimuti Yuwono Ekky Sulistyo Alfaridzi. Atlet bola voli indoor Kota Semarang berusia 16 tahun itu menjadi salah satu pembawa obor dalam Torch Relay Porprov Jateng 2026. Sepanjang perjalanan dari Kantor DPRD Kabupaten Semarang menuju Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Alfa disambut ratusan siswa yang berdiri di tepi jalan.
Sambutan hangat tersebut menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan bagi Alfa. Pasalnya, ini menjadi kali pertama baginya dipercaya membawa obor dalam rangkaian kirab yang dimulai dari Mrapen, Kabupaten Grobogan.
"Hal yang tidak terlupakan di jalan itu sambutan dari warga kabupaten/kota yang kami datangi," ungkap Alfa usai penyerahan obor di rumah dinas Bupati Semarang, Sabtu (24/10/2026).
Bagi Alfa, perjalanan membawa obor bukan sekadar berlari dari satu titik ke titik lain. Ada api yang harus dijaga agar tetap menyala. Ia bersama rombongan berangkat dari Mrapen untuk mengambil api, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Demak, Kota Salatiga, hingga Kabupaten Semarang. Setelah itu, kirab dijadwalkan berlanjut ke Kabupaten Kendal dan berakhir di Kota Semarang.
"Pengalaman pertama. Tadi ikut dari Mrapen, ambil api pertama kali. Terus ke Demak, kemudian ke Salatiga, lalu Kabupaten Semarang," sebutnya.
Selama perjalanan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga api agar tidak padam. Apalagi, ia harus berlari dan berhadapan dengan angin.
"Tantangannya biar apinya nggak mati. Tantangannya juga angin. Tadi sempet mati pas habis pengambilan api di Mrapen," bebernya.
Setibanya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Alfa menyerahkan obor kepada Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, Budi Prasetiyono. Obor tersebut kemudian diteruskan kepada Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.
Ngesti mengatakan, penyerahan obor merupakan bagian dari rangkaian Torch Relay Porprov Jateng 2026. Dia mengapresiasi para atlet yang terlibat dalam kirab tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan pesta olahraga tingkat Jawa Tengah, melainkan juga momentum untuk membangun persaudaraan antardaerah.
"Sore ini ada acara penyerahan obor dalam rangka Porprov Jateng 2026. Ini dari Kota Salatiga, kami menerima. Nanti diserahkan ke Kendal," jelas Ngesti.
Setelah menerima obor, Ngesti menyerahkannya kepada Ivana Trisurya, atlet termuda Kabupaten Semarang. Dari tangan para atlet, obor itu kembali melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kendal sebelum mencapai titik akhir di Kota Semarang.
Kabupaten Semarang menjadi satu di antara sejumlah daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2026. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Semarang dan Koni Kabupaten Semarang berupaya memberikan sambutan hangat kepada seluruh atlet yang bertanding. Kabupaten Semarang juga menargetkan raihan 30 medali emas, 25 perak, dan 25 perunggu dalam Porprov Jateng 2026.
Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, mengatakan target tersebut diharapkan dapat membawa Kabupaten Semarang menembus tujuh besar.
Hingga kini, Kontingen Kabupaten Semarang telah meraih dua emas dari cabor hapkido dan arung jeram, dua perak dari cabor hapkido dan arung jeram, dan tiga perunggu dari cabor hapkido dan muay thai.
"Alhamdulillah, arung jeram nomor R6 Putra mendapatkan emas," tuturnya.
Editor: Enih Nurhaeni