Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Ungkap IntimidasiTerkait Geothermal Telomoyo, Ganti Rugi Lahan Rp7.000 per Meter
Advertisement . Scroll to see content

Duet Prof Hamidah dan Prof Teguh Yuwono Pimpin Fordekiis 2026-2027

Senin, 26 Oktober 2026 | 19:34 WIB
  • author Taufik Budi
Duet Prof Hamidah dan Prof Teguh Yuwono Pimpin Fordekiis 2026-2027
Duet Prof Hamidah dan Prof Teguh Yuwono Pimpin Fordekiis 2026-2027. Foto: ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial Seluruh Indonesia (Fordekiis) menggelar pertemuan nasional di Kampus FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Tembalang, Semarang, Sabtu (24/10/2026). Dalam forum tersebut, duet Prof. Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si., dan Prof. Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., resmi dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua dan Wakil Ketua antarwaktu.

Penetapan pimpinan baru ini merupakan bagian dari agenda strategis dalam rangkaian Fordekiis 2026. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan Welcoming Dinner di Gedung Gradhika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (23/10/2026) malam, yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K.

Dalam forum tersebut, Prof. Teguh Yuwono menekankan pentingnya konsolidasi, kolaborasi, dan kokreasi untuk meningkatkan kualitas akademik. Menurutnya, kepemimpinan baru ini harus mampu membawa fakultas ilmu sosial di Indonesia menuju reputasi internasional.

"Saya bisa membayangkan dengan teman-teman, kita juga melakukan kokreasi global, kerja sama global untuk mengangkat fakultas kita berkelas dunia," jelas Prof. Teguh.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Fordekiis periode 2025–2027, Dr. Wawan Mas’udi, S.IP., M.P.A., Ph.D., menyoroti pentingnya kerja sama antarperguruan tinggi. Menurutnya, kerja sama itu dapat diwujudkan melalui perkuliahan bersama, penyelarasan standar kompetensi mahasiswa, hingga penguatan jejaring akademik.

"Saatnya kita berkolaborasi untuk berkompetisi secara global," tegasnya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., yang mewakili Rektor Undip, juga menekankan peran akademisi. Ia berharap forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk memajukan bangsa dan meningkatkan kualitas peradaban demokrasi.

"Mudah-mudahan forum ini bisa menjadi satu ajang untuk kolaborasi untuk bangsa seperti slogan Undip, Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat, untuk meningkatkan kualitas peradaban demokrasi Republik Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyoroti pentingnya pembangunan daerah melalui pengentasan kemiskinan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan investasi, dan pemanfaatan inovasi teknologi untuk mengatasi persoalan lingkungan.

"Yang kita lakukan hari ini adalah bagaimana kita bisa bermanfaat untuk masyarakat kita," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antarfakultas ilmu-ilmu sosial di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah, sekaligus memperkuat kontribusi akademisi dalam menjawab persoalan masyarakat dan mendorong daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

 

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut