Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumpah Bumi di Candi Gedong Songo, Warga Bentangkan Bendera 1 Km dan Tolak Geothermal
Advertisement . Scroll to see content

Akses Internet Makin Ngebut di Semarang, Mampukah 5G Membendung Konten Judi Online?

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:09 WIB
  • author Taufik Budi
Akses Internet Makin Ngebut di Semarang, Mampukah 5G Membendung Konten Judi Online?
Akses Internet Makin Ngebut di Semarang, Mampukah 5G Membendung Konten Judi Online? Foto: ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Derasnya arus digitalisasi di Kota dan Kabupaten Semarang kini disokong oleh jaringan 5G yang kian masif. Sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan pariwisata, aktivitas masyarakat Semarang yang semakin beragam mendorong kebutuhan akan konektivitas yang andal.

Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menyatakan bahwa pengembangan jaringan ini bukan sekadar mengejar kecepatan teknologi, melainkan untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. IOH memperluas cakupan dan meningkatkan kapasitas jaringan 5G di wilayah ini, menjangkau hingga 96% area di Kota Semarang.

"Bagi masyarakat Semarang, konektivitas yang baik semakin penting untuk berbagai aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, menjalankan usaha, hingga menikmati hiburan. Melalui perluasan dan peningkatan jaringan Indosat 5G, kami ingin semakin banyak pelanggan merasakan pengalaman digital yang lancar dan responsif," ujar Fahd kepada awak media.

Namun, di balik akses internet yang kian ngebut, muncul pertanyaan krusial: apakah sistem keamanan siber, khususnya penyaringan (filtering) konten negatif seperti judi online, juga ikut diperkuat? Kecepatan data yang berlipat ganda dari 4G tentu membuka peluang masuknya konten terlarang jika tidak diawasi dengan ketat.

Menanggapi hal tersebut, Head of Region Central Java IOH, Joko Tri Wibowo, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa di balik perluasan jaringan 5G yang telah menjangkau 16 kecamatan di Kota Semarang dan 19 kecamatan di Kabupaten Semarang, pihaknya tidak tinggal diam terhadap ancaman siber.

"Kita selalu mendukung aturan pemerintah. Hal-hal yang sifatnya preventif untuk menjaga jangan sampai network kita digunakan untuk hal-hal yang tidak benar, pasti kita antisipasi," tegas Joko dalam sesi temu media.

Dengan kapasitas data yang berlipat ganda, lonjakan lalu lintas internet dipastikan akan sangat masif. Dalam kondisi inilah, sistem penyaringan menjadi benteng utama. Meski begitu, Joko menyadari bahwa upaya pemblokiran dari sisi operator sering kali menghadapi jalan terjal. Pengguna yang terlanjur kecanduan judi online kerap mencari celah, mulai dari menggunakan VPN hingga tautan alternatif.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa pemberantasan judi online merupakan pekerjaan rumah bersama. Pemblokiran internal saja tidak akan cukup tanpa sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga literasi digital di masyarakat.

Di sisi lain, kehadiran koneksi 5G yang merata memang memberikan dampak positif yang nyata. Rilis resmi Indosat mencatat bahwa di kawasan pendidikan seperti Tembalang dan Pleburan, jaringan responsif memudahkan mahasiswa mengakses aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pembelajaran. Sementara bagi pelaku UMKM di pusat perdagangan dan kawasan kuliner, koneksi ngebut memungkinkan mereka melakukan promosi produk melalui live streaming dan berinteraksi dengan pelanggan secara daring.

Jaringan internet yang ngebut memang membuka banyak peluang ekonomi dan edukasi. Namun, tanpa pengawasan dan kesadaran kolektif, kecepatan itu bisa disalahgunakan. Perang melawan judi online di ruang digital masih akan menjadi ujian panjang, dan operator telekomunikasi dituntut untuk tidak hanya berhenti pada urusan kecepatan.

 

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut