Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Diminta Waspada, Konflik Hormuz Ancam Ekonomi hingga Stabilitas Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Sekjen Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Subianto Masuk Kabinet Joko Widodo meski Banyak Dicaci

Minggu, 24 April 2022 | 06:11 WIB
  • author Riezky Maulana
Sekjen Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Subianto Masuk Kabinet Joko Widodo meski Banyak Dicaci
Sekjen Parti Gerindra Ahmad Muzani menghadiri silaturahmi dengan ulama, pimpinan ormas, akademisi, dan cendikiawan masyarakat Jawa Barat, Sabtu (23/4/2022). (Ist)

JAKARTA – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap alasan Prabowo Subianto bergabung menjadi menteri kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Sebelumnya, pasangan Prabowo Subianto – Sandoaga Uno kalah dalam perhelatan Pilpres 2019.

Dia mengatakan, sebagai negara besar Indonesia harus memiliki pemimpin yang menjunjung tinggi persatuan. Sebab, dengan persatuan negara akan menjadi kuat. Oleh karena itu, dalam menjaga persatuan, masyarakat yak boleh cepat tersinggung, apalagi dengan mementingkan harga diri dan kepentingan pribadi. 

BACA JUGA:

1 Prajurit Marinir Gugur Ditembak KKB di Nduga

"Itulah mengapa Pak Prabowo lebih memilih untuk menjaga persatuan bangsa usai Pilpres 2019,” kata Ahmad Muzani saat menghadiri silaturahmi dengan ulama, pimpinan ormas, akademisi, dan cendikiawan masyarakat Jawa Barat di Gedung Yayasan Darul Hikam, Bandung, Sabtu (23/4/2022).

“Pembelahan yang mengancam persatuan bangsa amatlah nyata dan Pak Prabowo tak mau bangsa ini terbelah. Karena itu dia memutuskan menjaga persatuan dengan bersama-sama membangun pemerintah di bawah kabinet Jokowi-Ma'ruf," kata Muzani. 

BACA JUGA:

Pengamanan Mudik Dimulai, Kapolda Jateng: Tidak Ada Penyekatan!

 

 

 

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut