Berdasarkan data Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, sekitar 450 orang yang terdiri dari siswa dan guru dilaporkan tidak masuk sekolah akibat dugaan gangguan kesehatan.
Mereka berasal dari SDN Trisari, SDN Glapan, SDN Penadaran, serta ratusan siswa SMP dan SMK Miftahul Huda Gubug.
“Penyebab sementara diduga keracunan massal dari MBG yang dibagikan Jumat oleh SPPG Kuwaron,” terang Bambang.
Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, membenarkan pihaknya menerima laporan awal dari Puskesmas Gubug I dan II.
“Kami menerima informasi adanya siswa dari beberapa sekolah yang tidak masuk karena keluhan kesehatan mendadak. Saat ini masih dilakukan pendataan dan penanganan,” ujar dr Djatmiko saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
