PURBALINGGA, iNewsJoglosemar.id – Upaya panjang Tim SAR Gabungan dalam pencarian pendaki Gunung Slamet akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan pada hari ke-16 operasi pencarian.
Korban bernama Syafiq Ridhan Ali Razan atau Ali, berusia 18 tahun, ditemukan pada Rabu (14/1/2026) pagi sekitar pukul 10.49 WIB di sekitar Pos 9 pendakian.
Lokasi penemuan berada di dasar lereng sisi selatan Gunung Slamet, tak jauh dari batas vegetasi, dengan kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya korban berada di jalur turun menuju Basecamp Gunung Malang, Purbalingga.
Ia menegaskan jalur tersebut berbeda dengan jalur pendakian yang digunakan korban saat naik, yakni melalui Basecamp Dipajaya, Kabupaten Pemalang.
Setelah penemuan pertama, proses evakuasi jenazah belum dapat langsung dilakukan karena cuaca buruk disertai kabut tebal yang membahayakan keselamatan tim.
Evakuasi baru dapat dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB setelah kondisi cuaca dinilai cukup aman.
Dari dalam jurang sedalam kurang lebih 20 meter, Tim SAR Gabungan secara bergantian mengevakuasi jenazah siswa kelas XII SMAN 5 Magelang tersebut.
Cuaca yang relatif cerah membantu kelancaran proses evakuasi sehingga jenazah korban berhasil dibawa ke Basecamp Gunung Malang pada pukul 14.30 WIB.
Budiono menyampaikan bahwa kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga memudahkan proses identifikasi oleh tim di lapangan.
Ia menambahkan, penyebab pasti meninggalnya korban akan disampaikan secara resmi oleh pihak Rumah Sakit Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Atas keberhasilan operasi tersebut, Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian sejak awal.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pengingat pentingnya keselamatan serta kesiapan dalam aktivitas pendakian gunung.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
