Meski begitu Siti belum berani memastikan bawah mereka keracunan akibat makanan hajatan yang mereka santap. Sebab, saat ini masih dalam pemeriksaan laboratorium.
"Mereka makan menu hajatan pada Rabu malam. Pada Kamis pagi mereka mengalami mual dan diare. Baru tadi malam berbondong-bondong ke sini," ujarnya.
BACA JUGA:
Janda Cantik Tewas Ditusuk Pacar, Gegara Rujuk dengan Mantan Suami
Sementara itu, karena ruang rawat inap yang ada di puskesmas tidak muat, sebagian korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Sakinah Mojokerto dan Rumah Sakit Daerah Basuni Mojokerto. Informasi yang dihimpun, delapan orang masih menjalani rawat inap. Sedangkan tujuh lainnya diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
Salah seorang korban Maria Ulfa mengatakan, perutnya mual usai memakan mi dan telur dari hajatan warga. Dia juga tidak menyangka bahwa makanan tersebut menimbulkan masalah di perutnya. Sebab, tidak ada yang aneh pada makanan itu.
BACA JUGA:
Viral Rebutan Anak! Pelaku Ngamuk Kejar Perekam Video, Lalu Tusuk Mantan Istri
BACA JUGA:
Mama Muda Bunuh Anak Kandung Diancam Penjara 15 Tahun
"Rasa dan bentuknya biasa. Tidak ada yang aneh," ujarnya.
Diketahui, sebanyak 40 orang menghadiri acara hajatan warga tersebut. Mereka diduga mengalami gejala yang sama akibat menyantap hidangan nasi kotak dari acara tersebut.
BACA JUGA:
Gadis Muda Diculik 3 Pria, Nyaris Diperkosa Tangan Diikat Mulut Disumpal
Editor : M Taufik Budi Nurcahyanto
Artikel Terkait
