Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Emak-Emak Watuduwur Ikut Sukseskan TMMD dari Kepulan Asap Dapur
Advertisement . Scroll to see content

Curhat Emak-Emak Buruh Linting Rokok: Dulu Bisa Lembur Kita Makan Enak, Kini Tak Ada Lagi

Selasa, 20 September 2022 | 20:13 WIB
  • author Taufik Budi
Curhat Emak-Emak Buruh Linting Rokok: Dulu Bisa Lembur Kita Makan Enak, Kini Tak Ada Lagi
Juni Indarwati, Meilia, dan Agustina. Curhat Emak-Emak Buruh Linting Rokok: Dulu Bisa Lembur Kita Makan Enak, Kini Tak Ada Lagi (Foto: Taufik Budi)

“Semua bagian divisi itu bisa ikut lembur. Karena kan enggak mungkin misalnya hanya bagian pelintingan saja, karena mesti di-packing, hingga di bagian gudang. Jadi kalau lembur itu melibatkan banyak buruh dari hulu sampai hilir,” imbuh perempuan asal Semarang Utara itu.

Dia menuturkan, sekira lima tahun terakhir menjai waktu paling berat bagi buruh linting rokok. Mereka hampir tak pernah lembur bekerja karena tak banyak produksi seperti semula.

“Ya penyebabnya termasuk kenaikan cukai rokok. Itu sangat berdampak. Apalagi ada kabar pada tahun 2023 cukai rokok akan meningkat. Ini bakal semakin memperberat kondisi kami,” cetusnya.

“Sekarang kan BBM naik, harga-harga kebutuhan naik. Padahal nanti kalau cukai rokok benar-benar dinaikkan maka produksi rokok juga akan turun, akibatnya kami yang bekerja sebagai buruh rokok ini akan semakin terdampak. Harapannya jelas, cukai rokok tak naik,” bebernnya.

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut