Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, 56 Kali Water Bombing Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Dua SPBU di Solo Diduga Jual Pertamax Tercampur Air, Wali Kota Lapor Gubernur Jateng 

Senin, 17 Maret 2025 | 17:17 WIB
  • author Taufik Budi
Dua SPBU di Solo Diduga Jual Pertamax Tercampur Air, Wali Kota Lapor Gubernur Jateng 
Dua SPBU di Solo Diduga Jual Pertamax Tercampur Air, Wali Kota Lapor Gubernur Jateng (Ilustrasi/Ist)

SEMARANG, iNEWSJOGLOSEMAR.ID - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengadukan dugaan BBM jenis Pertamax yang tercampur air di beberapa SPBU Solo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Aduan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda bertema "Menjaga Kondusivitas Wilayah Jateng Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Mudik Lebaran, dan Arus Balik" di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (17/3/2025). 

"Izin Pak Gubernur, menyampaikan bahwa di Solo ada dua SPBU yang isunya tercampur air. Saya mohon di Lebaran kali ini pengawasan lebih diutamakan agar tak terjadi lagi," kata Respati. 

Ia menjelaskan, dugaan pencampuran air dengan Pertamax tersebut telah ditindaklanjuti. Dari dua SPBU yang diduga bermasalah, satu di antaranya terbukti menjual BBM yang terkontaminasi air, sementara satu lainnya tidak terbukti. 

"Pertamax tercampur air. Semoga Pertamina lebih berhati-hati ke depannya, dan tidak terjadi kembali," ujar Respati. 

Mendengar aduan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi langsung meminta Pertamina untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan menjelang arus mudik Lebaran. 

"Itu nanti Pertamina (yang menyelesaikan). Intinya mari kita optimalkan pelayanan untuk masyarakat," tegas Luthfi. 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut