THR Cashless: Cara Cerdas Anak-Anak Terima Uang Jajan Lebaran

BLORA, iNEWSJOGLOSEMAR.ID – Tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) saat Lebaran kini semakin modern dengan pemanfaatan teknologi digital. Salah satu contoh uniknya terjadi di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, di mana seorang bayi berusia tujuh bulan, Eijaz Auriga, menerima uang jajan Lebaran secara digital melalui QRIS yang terpasang pada bajunya.
Orang tua Eijaz, Rena Satya, memasang kode QRIS dari BRI pada pakaian anak semata wayangnya itu. Dengan demikian, sanak saudara yang berkumpul merayakan Lebaran dapat memberikan THR tanpa harus repot menyiapkan uang tunai dalam pecahan tertentu.
"Dengan cara ini, Eijaz bisa mendapatkan uang jajan Lebaran dengan nominal beragam, mulai dari pecahan kecil hingga besar. Selain itu, keluarga tidak perlu kebingungan mencari uang pecahan untuk dibagikan," ujar Rena, yang juga sebagai pemilik UMKM online shop pakaian anak.
Penggunaan QRIS untuk transaksi digital seperti ini semakin populer di masyarakat. BRI melalui aplikasi BRImo menyediakan fitur QRIS Transfer yang memudahkan pengiriman dan penerimaan dana hanya dengan memindai kode QR, tanpa perlu memasukkan nomor rekening secara manual.
Dalam prosesnya, pemberi THR hanya perlu membuka aplikasi BRImo, memilih fitur "QRIS Transfer", memindai kode QR penerima, memasukkan nominal yang diinginkan, lalu mengonfirmasi transaksi dengan PIN. Dengan langkah yang cepat dan praktis ini, uang langsung masuk ke rekening penerima.
Bagi penerima, termasuk Eijaz, proses ini juga mudah dilakukan. Orang tua atau wali cukup memilih fitur "QRIS Transfer" di BRImo, menampilkan kode QR, dan memilih rekening tujuan yang akan menerima dana. Setelah itu, kode QR siap digunakan.
Selain memudahkan transaksi, metode ini juga lebih higienis karena mengurangi peredaran uang tunai, yang kerap berpindah tangan dalam jumlah besar saat Lebaran. Hal ini selaras dengan tren pembayaran digital yang semakin berkembang di Indonesia.
Menurut data Bank Indonesia, penggunaan QRIS terus meningkat seiring dengan kebiasaan masyarakat yang mulai beralih ke transaksi non-tunai. Bank-bank besar, termasuk BRI, aktif mendorong digitalisasi pembayaran, termasuk dalam momen-momen spesial seperti Lebaran.
Tidak hanya memudahkan orang dewasa, inovasi ini juga memperkenalkan konsep transaksi digital kepada anak-anak sejak dini. Meski masih bayi, Eijaz sudah terbiasa menerima uang jajan dalam bentuk digital, yang nantinya bisa digunakan untuk tabungan atau kebutuhan lainnya.
Bagi orang tua yang ingin menerapkan metode serupa, cukup mendaftarkan rekening anak di bank dan mengaktifkan layanan QRIS. Dengan begitu, anak-anak bisa menerima uang jajan Lebaran tanpa ribet, sekaligus belajar tentang pengelolaan keuangan sejak dini.
Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan tidak hanya bermanfaat bagi dunia usaha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan teknologi, tradisi pemberian THR tetap berlangsung dengan lebih praktis dan efisien.
Editor : Enih Nurhaeni