Seribu Pelari Jajal Medan Lumpur di By The Sea Run Pantai Marina Semarang
SEMARANGSEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Berlari di tepi laut sambil menaklukkan lintasan berlumpur menjadi pengalaman tak biasa bagi 1.000 peserta By The Sea Run di kawasan Pantai Marina, Semarang. Sekitar 70 persen rute harus dilalui di medan tanah basah menyerupai jalur trail run, berpadu dengan panorama laut lepas yang memanjakan mata.
Event lari sejauh 5 kilometer ini digelar sebagai bagian dari pre-opening activation 23 Semarang, pusat perbelanjaan baru yang direncanakan mulai beroperasi pada Mei 2026.
Salah satu peserta, Ramadan (26) asal Semarang, mengaku tertarik mengikuti ajang ini karena konsepnya yang unik dan berbeda dari lomba lari pada umumnya.
“Seru banget. Selain tiketnya gratis, rutenya juga beda. Bisa lari sambil lihat Pantai Marina, tapi medannya menantang karena banyak lumpurnya,” ujar Ramadan, Minggu (11/1/2026).
Ia menyebut sebagian besar lintasan membuat peserta harus ekstra hati-hati. “Sekitar 70 persen itu jalannya berlumpur, jadi menurut saya ini lebih cocok disebut trail run. Capek, tapi seru,” katanya.
Ramadan menambahkan, keikutsertaannya dalam event ini juga menjadi ajang kebersamaan. Ia datang bersama rekan-rekannya yang bekerja di salah satu perusahaan BUMN di Semarang.
“Ini seru-seruan bareng teman-teman kantor. Olahraga dapat, kebersamaannya juga dapat,” imbuhnya.
Sekitar 1.000 pelari dari berbagai komunitas di Semarang dan luar kota ambil bagian dalam ajang tersebut. Rute lari dirancang melewati kawasan pantai, jalur tanah, hingga lintasan berlumpur yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.
General Manager 23 Semarang, Dian Widiyanti, mengatakan By The Sea Run menjadi langkah awal memperkenalkan kawasan mal sekaligus potensi wisata Marina.
“Kegiatan ini merupakan pre-opening activation sebelum 23 Semarang resmi beroperasi. Selain itu, kami juga membuka ruang bagi komunitas untuk menggelar berbagai aktivitas di kawasan mal,” jelas Dian.
Menurutnya, pusat perbelanjaan saat ini tidak lagi sekadar tempat berbelanja, tetapi telah bertransformasi menjadi meeting point bagi komunitas.
“Mal sekarang sudah menjadi tempat bertemu dan berkegiatan. Harapannya ke depan semakin banyak komunitas yang bisa melakukan activation di 23 Semarang,” ujarnya.
Dian menjelaskan, pemilihan konsep lari dipilih karena komunitasnya besar dan sejalan dengan semangat hidup sehat.
“Running itu mudah, murah, dan komunitasnya banyak. Selain olahraga, rutenya juga sekaligus mempromosikan wisata Marina,” tambahnya.
Editor : Enih Nurhaeni