get app
inews
Aa Text
Read Next : Berpayung di Tengah Hujan, Warga Ungaran Berburu Takjil di Halaman Masjid Al Mabrur

Ramadan, PBNU Dukung Program Wakaf 100 Ribu Alquran dan Bantuan Gizi untuk Santri

Senin, 09 Maret 2026 | 02:40 WIB
header img
Ramadan, PBNU Dukung Program Wakaf 100 Ribu Alquran dan Bantuan Gizi untuk Santri. Foto: Taufik Budi

Distribusi 100 Ribu Al-Qur’an

Manager Proyek Ekspedisi Quran Yayasan Alfatihah, Nalurita Firdausyah, menjelaskan dalam program tersebut juga dilakukan distribusi mushaf Alquran untuk pesantren yang membutuhkan.

“Untuk programnya sendiri mendistribusikan 100.000 Alquran yang nantinya dikirimkan secara bertahap,” ujarnya.

Pada tahap pertama, sebanyak 5.860 mushaf Alquran disalurkan kepada sejumlah pesantren di wilayah Semarang dan sekitarnya yang hadir dalam kegiatan launching tersebut.

Menurut Nalurita, program ini bertujuan membantu pesantren yang masih kekurangan mushaf Alquran sekaligus mendukung lahirnya generasi Qurani.

“Tujuannya untuk membantu ponpes-ponpes yang masih kekurangan Alquran dan juga untuk mencetak generasi Qurani,” jelasnya.

Donatur Didokan Santri

Sementara itu, Manager Program AQSI, Meida Yusna Ilmiah, mengatakan setiap mushaf Alquran yang diwakafkan donatur akan didoakan langsung oleh para santri penghafal Alquran.

“Setiap donatur yang mewakafkan mushaf akan mendapatkan doa langsung dari santri penghafal Alquran. Nama wakif dan doa dari donatur juga dituliskan di setiap mushaf,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari amal jariah bagi para donatur yang mewakafkan Alquran.

“Ketika mushaf itu dibaca oleh santri, maka doa untuk wakif juga akan dibacakan. Itu menjadi amal jariah bagi para donatur,” katanya.

Ia menambahkan, program wakaf Alquran tersebut mendapat dukungan donatur dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua, Jakarta hingga Jawa Timur.

Program AQSI sendiri telah berjalan sejak 2019 dan hingga kini telah membantu ribuan pesantren yang membutuhkan mushaf Alquran.

“Tidak sedikit santri di pesantren yang masih belajar dengan mushaf yang sudah usang bahkan harus bergantian. Dari situlah program ini lahir untuk membantu mencukupi kebutuhan Alquran di pesantren,” ujarnya.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut