Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran, Bandara Ahmad Yani Siagakan 288 Petugas
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pengelola Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran operasional penerbangan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Ahmad Yani Semarang memastikan seluruh pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal dengan mengedepankan prinsip Safety (keselamatan), Security (keamanan), Services (pelayanan), serta Compliance (kepatuhan terhadap aturan yang berlaku).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendirikan Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Posko tersebut disiapkan untuk memantau aktivitas operasional bandara sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang yang melakukan perjalanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, menjelaskan bahwa pengelola bandara juga mengoptimalkan fungsi Airport Operation Control Center (AOCC) sebagai pusat kendali operasional bandara.
AOCC berperan sebagai ruang komando yang memantau, mengendalikan, serta mengoperasikan seluruh fasilitas bandara secara real-time, baik di sisi darat (landside) maupun sisi udara (airside) dengan melibatkan seluruh stakeholder bandara.
“Kami secara rutin melakukan pemastian performansi fasilitas, baik runway, taxiway, apron, Airfield Lighting (AFL) dan fasilitas lainnya. Kami juga memastikan kesiapan fasilitas yang dimiliki stakeholder bandara termasuk penanganan bagasi dan pelayanan maskapai,” ujar Sulistyo.
Untuk memastikan keamanan pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2026, pihak bandara juga meningkatkan pengawasan bagi penumpang yang datang maupun berangkat melalui bandara, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Sebanyak 288 personel disiagakan selama periode posko Angkutan Lebaran. Jumlah tersebut terdiri dari 258 petugas internal bandara serta 30 personel eksternal yang bertugas mendukung pengamanan, pelayanan, dan operasional bandara.
Selain aspek keselamatan dan keamanan, pengelola bandara juga memastikan kenyamanan penumpang tetap terjaga selama masa lonjakan penumpang Lebaran.
Manajemen bandara secara konsisten menjaga kondisi fasilitas tetap prima dan bersih, serta menempatkan petugas yang proaktif membantu penumpang agar tidak terjadi penumpukan di area check-in, bagasi, maupun kendaraan.
Untuk menghadirkan suasana Ramadan dan Idulfitri, pihak bandara juga menyiapkan berbagai kegiatan seperti pembagian takjil, penampilan musik, serta pemutaran instrumen bernuansa religi di area terminal.
Dekorasi bertema Ramadan dan Lebaran juga dihadirkan guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi para pengguna jasa bandara.
“Rangkaian program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya berfokus pada operasional penerbangan, tetapi juga menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan di bandara,” kata Sulistyo.
Dari sisi compliance, manajemen bandara juga memastikan seluruh pengelolaan operasional tetap memenuhi standar regulasi nasional maupun standar internasional yang berlaku.
Editor : Enih Nurhaeni