get app
inews
Aa Text
Read Next : Gawat, Mobil Pemudik Rem Blong hingga Lompat Median Jalan di Gayamsari

Puncak Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Dimulai dari Kalikangkung

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:16 WIB
header img
Puncak Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Dimulai dari Kalikangkung. Foto: ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Puncak arus balik Lebaran 2026 mulai terasa. Kepadatan kendaraan yang terus meningkat membuat Kepolisian Republik Indonesia resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga Cikampek.

Kebijakan tersebut dibuka langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, melalui flag off di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Selasa (24/3/2026) pukul 14.25 WIB.

Dalam keterangannya kepada media, Kapolri menyebut penerapan one way nasional dilakukan setelah sebelumnya diberlakukan secara bertahap di sejumlah titik.

“Sebelumnya telah diberlakukan one way secara bertahap, dan sore ini kita terapkan one way nasional untuk mengurai kepadatan di puncak arus balik,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan sepanjang KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek. Langkah tersebut diambil menyusul tingginya volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta, yang tercatat mencapai sekitar 2.380.401 kendaraan hingga 24 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi sejumlah pejabat lintas sektor, mulai dari Menteri Koordinator PMK, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, hingga jajaran operator jalan tol dan pemerintah daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda Jawa Tengah.

Sebelum pelepasan arus kendaraan, Kapolri juga menyempatkan menyapa para pemudik yang tengah mengantre di gerbang tol. Bahkan, ia turut membagikan ratusan paket bingkisan berisi makanan ringan, perlengkapan kesehatan, hingga mainan anak sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat di perjalanan.

Kapolri menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama selama arus balik Lebaran. Ia mengingatkan pemudik untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah lelah.

“Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan balik agar tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan, baik rest area, Pos Pengamanan, maupun Pos Terpadu. Jika lelah, silakan beristirahat dan jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan moda transportasi alternatif seperti kereta api untuk mengurangi beban kepadatan di jalur darat.

 

 

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut