get app
inews
Aa Text
Read Next : Ambarawa Dipadati Ribuan Warga, 85 Kontingen Unjuk Kreativitas di Pawai Kemerdekaan

Bersholawat di Momen Kemerdekaan, Siswa Salatiga Doakan Korban Gempa NTT Segera Pulih

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:29 WIB
header img
Bersholawat di Momen Kemerdekaan, Siswa Salatiga Doakan Korban Gempa NTT Segera Pulih. Foto: ist

 

SALATIGA, iNewsJoglosemar.id – Mengenakan atribut bernuansa merah putih, siswa SD Islam Kurma Salatiga mengikuti Al Hijrah Bersholawat dalam rangka memeringati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memeringati kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Para siswa juga diajak mendoakan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti semula.

Doa bersama itu sekaligus menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap sesama dan semangat nasionalisme kepada para siswa.

Salah satu siswa kelas VI SD Islam Kurma Kota Salatiga, Alwi Kiano Atharazka, mengatakan dirinya mengetahui kabar bencana gempa di NTT dari pemberitaan.

Ia berharap masyarakat yang terdampak gempa tidak menyerah dan bisa segera bangkit, termasuk anak-anak yang harus kembali mendapatkan kesempatan bersekolah.

“Kita sama-sama Indonesia, kalau ada yang terkena bencana gempa bumi, harus semangat bangkit lagi,” kata Kiano.

Ia mengaku prihatin setelah melihat pemberitaan mengenai kerusakan akibat gempa.

“Saya lihat di berita, bangunan banyak yang rusak karena gempa. Semoga yang bersekolah bisa kembali sekolah, saya berdoa agar sehat lagi,” ujarnya.

Ajarkan Siswa Peduli Sesama

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Hijrah, Satuf Hidayah, mengatakan Al Hijrah Bersholawat digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Namun, bencana gempa yang melanda NTT membuat rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan doa untuk para korban.

“Namun karena ada bencana gempa bumi di NTT, sehingga para siswa juga kami ajak untuk doa bersama agar saudara yang tertimpa musibah bisa segera pulih,” ujar Hidayah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Mereka tidak hanya diajarkan mengenai nilai keagamaan, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat dan rasa cinta terhadap Indonesia.

“Kami ajarkan siswa untuk peduli kepada sesama, dan juga menanamkan jiwa nasionalisme. Sehingga kalau ada saudara di Indonesia yang terkena bencana, sudah menjadi kewajiban untuk mendoakan agar pembangunan segera dilaksanakan,” katanya.

Selain mendoakan korban gempa NTT, doa bersama juga ditujukan agar Indonesia dan seluruh dunia berada dalam kondisi aman dan damai.

“Terutama adalah seluruh dunia damai sehingga aman, tidak ada permusuhan,” ujar Hidayah.

Kegiatan Al Hijrah Bersholawat tersebut menjadi cara sederhana para siswa SD Islam Kurma Salatiga mengisi momentum kemerdekaan. Di tengah perayaan HUT ke-81 RI, mereka diajak memahami bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan kepedulian, persaudaraan, dan doa bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut