get app
inews
Aa Text
Read Next : 4 Perampok SPBU Selokromo Ditangkap, 2 Pelaku Masih DPO

Polda Jateng Kirim 10 Truk Bantuan ke Korban Gempa NTT, 3 Dokter Diterjunkan

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB
header img
Polda Jateng Kirim 10 Truk Bantuan ke Korban Gempa NTT, 3 Dokter Diterjunkan. Foto: Ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Polda Jawa Tengah mengirim bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Mapolda Jateng bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Tak hanya mengirim logistik, Polda Jateng juga menerjunkan tiga dokter dan lima personel untuk membantu penanganan trauma healing bagi warga terdampak bencana.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polda Jateng kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

“Keluarga besar Polda Jawa Tengah turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, dan segera dapat pulih seperti sediakala,” ujar Ribut.

Bantuan tahap pertama diangkut menggunakan 10 truk dan satu mobil box. Berbagai kebutuhan masyarakat terdampak gempa dikirim dari Jawa Tengah untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak di lokasi bencana.

Bantuan tersebut berasal dari dukungan keluarga besar Polda Jateng, Bhayangkari se-Jawa Tengah, serta para donatur yang menyalurkan bantuan melalui Polda Jateng.

Logistik yang diberangkatkan antara lain air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, sarung, roti, hingga pakaian.

Polda Jateng juga mengirimkan 11.000 lembar selimut tebal serta 15.000 potong pakaian baru untuk anak dan remaja.

Polda Jateng Kirim 1,2 Ton Abon untuk Korban Gempa NTT

Tak hanya kebutuhan pokok, Polda Jateng juga menyiapkan makanan khas Jawa Tengah berupa abon kering.

Sebanyak 1,2 ton abon kering akan dikirim dalam kemasan kecil berukuran 250 gram sehingga lebih mudah dibagikan dan langsung dikonsumsi masyarakat terdampak bencana.

“Insya Allah, Jawa Tengah ini juga dikenal dengan produk makanan abon kering, kita akan mengirimkan abon kering sejumlah 1,2 ton yang dikemas dalam bungkus kecil 250 gram sehingga bisa langsung dikonsumsi, selain enak, bergizi, dan praktis,” jelas Ribut.

Menurut Kapolda, bantuan yang dikirim tidak sekadar berdasarkan barang yang tersedia. Jenis logistik disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa.

Sebelum pemberangkatan, Polda Jateng berkoordinasi dengan Wakapolda NTT untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak di lokasi bencana.

“Semalam saya sudah komunikasi dengan Wakapolda Nusa Tenggara Timur untuk merinci kebutuhan apa saja yang paling diperlukan saat ini di sana,” katanya.

Selain bantuan yang diangkut dari Jawa Tengah, personel Polda Jateng juga akan membeli sejumlah kebutuhan di lokasi terdekat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat distribusi sekaligus menyesuaikan kebutuhan warga dengan kondisi lapangan.

Tiga Dokter dan Lima Personel Dikirim ke NTT

Respons Polda Jateng tidak berhenti pada pengiriman bantuan logistik.

Tiga dokter dan lima personel turut diterjunkan ke wilayah terdampak untuk membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan trauma healing.

Bantuan tersebut dinilai penting karena bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan psikologis bagi warga yang mengalaminya.

Polda Jateng berharap kehadiran tenaga medis dan personel di lapangan dapat membantu proses pemulihan masyarakat setelah gempa.

Ribut menegaskan, bantuan yang diberangkatkan pada 17 Agustus 2026 tersebut merupakan tahap pertama.

“Ini tahap pertama dari Polda Jawa Tengah, semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa bersama agar pengiriman ini berjalan lancar dan sampai di lokasi tepat waktu,” tegasnya.

Selain bantuan logistik dan personel, Polda Jateng juga membuka donasi kemanusiaan bagi korban gempa NTT. Donasi melibatkan seluruh personel satuan kerja di lingkungan Mapolda Jateng.

Langkah tersebut menjadi bentuk gotong royong keluarga besar Polda Jateng untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Pengiriman bantuan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Bagi Polda Jateng, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga dengan kepedulian. Bantuan logistik, tenaga medis, trauma healing, hingga donasi menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat NTT melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan setelah bencana.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut