Tragis! Pria di Pati Ditemukan Tewas di Dasar Tebing, Motor dan Sandalnya Jadi Petunjuk
PATI, iNewsJoglosemar.id – Pencarian seorang pria berinisial MAN (32), warga Kabupaten Pati, berakhir tragis. Korban ditemukan meninggal dunia di dasar tebing kawasan Objek Wisata Tadah Hujan, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Senin (31/8/2026) malam.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Suntoro, S.Sos., M.H., membenarkan adanya penemuan seorang warga meninggal dunia di kawasan wisata tersebut.
Sebelum ditemukan tewas, MAN diketahui berpamitan kepada istrinya untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.00 WIB.
Namun, hingga sekitar dua jam berlalu, korban tidak kunjung pulang. Keluarga yang mulai khawatir kemudian melakukan pencarian bersama saudara dan sejumlah tetangga.
Petunjuk pertama muncul sekitar pukul 19.00 WIB. Sepeda motor milik korban ditemukan berada di sekitar kawasan Objek Wisata Tadah Hujan.
Temuan kendaraan tersebut membuat keluarga dan warga semakin fokus menyisir kawasan wisata untuk mencari keberadaan MAN.
Saat pencarian berlangsung, warga menemukan sebuah sandal yang diduga milik korban di sekitar tepi tebing.
Pencarian kemudian diarahkan ke bagian bawah tebing. Sekitar pukul 20.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar tebing dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Setelah kendaraan ditemukan, keluarga dan warga melanjutkan pencarian. Kemudian ditemukan sandal korban di sekitar tebing dan pencarian diteruskan ke bawah,” ujar AKP Suntoro.
Tebing tempat korban ditemukan memiliki ketinggian sekitar 20 meter dari bagian atas.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama warga serta tim medis dari Puskesmas Sukolilo I.
“Setelah menerima informasi dari warga, anggota langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama tim medis,” kata Suntoro.
Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Dari pemeriksaan ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala, hidung, tangan, dan kaki.
Luka tersebut diduga berkaitan dengan benturan setelah korban terjatuh dari ketinggian.
“Untuk hasil pemeriksaan awal dari tim medis, ditemukan luka pada kepala, hidung, tangan dan kaki. Korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Jenazah selanjutnya dievakuasi dari dasar tebing oleh petugas bersama warga. Evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan yang cukup berisiko.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian sebelum MAN ditemukan di dasar tebing.
Terkait dugaan korban sengaja menjatuhkan diri, polisi belum mengambil kesimpulan. Penyidik masih mendalami keterangan saksi dan hasil pemeriksaan untuk memastikan kronologi sebenarnya.
“Kami tetap melakukan penanganan sesuai prosedur. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan menjadi bagian dari proses untuk memastikan kronologi kejadian,” ungkap Suntoro.
Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut dan tidak mengajukan tuntutan hukum.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan wisata yang memiliki medan berisiko, terutama lokasi yang terdapat tebing maupun jurang.
Pengunjung diminta tidak mendekati bibir tebing secara sembarangan dan selalu mempertimbangkan kondisi medan serta keselamatan diri.
“Untuk masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata, kami imbau selalu mengutamakan keselamatan, terutama ketika berada di sekitar tebing. Jangan mengambil risiko dengan mendekati lokasi yang membahayakan,” pungkas Suntoro.
Editor : Enih Nurhaeni