Mulai April 2026, Rafiq akan menempuh studi di Department of Clinical Application, Center for iPS Cell Research and Application (CiRA), Kyoto University, di bawah bimbingan Prof. Megumu K. Saito. Setelah satu tahun sebagai Research Student, ia akan melanjutkan ke Graduate School of Medicine dan Faculty of Medicine untuk meraih gelar Master of Medical Science (M.Med.Sci) yang ditargetkan selesai pada April 2029.
“Saya sangat bersyukur dan terhormat bisa terpilih. Proses seleksi ini mengajarkan saya pentingnya persiapan matang, bukan hanya akademik tetapi juga visi jangka panjang,” imbuhnya.
Tahun ini, pendaftaran Ajinomoto Scholarship kembali dibuka mulai 5 Januari hingga 5 Maret 2026 dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi Ajinomoto Indonesia. Rafiq pun mengajak generasi muda Indonesia untuk berani mengambil peluang tersebut.
“Jangan ragu bermimpi kuliah di Jepang. Persiapkan diri dan manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tutupnya.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
