Sementara itu, Perum Bulog Cabang Semarang mencatat capaian serapan gabah melampaui target bulanan.
Pimpinan Bulog Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa penyerapan telah dilakukan intensif sejak Januari hingga Februari 2026, dengan realisasi mencapai 140 persen dari target bulanan.
Jumlah gabah yang telah diserap mencapai sekitar 25 ribu ton gabah kering panen atau setara sekitar 12.500 ton beras. Puncak panen di wilayah sentra padi seperti Grobogan dan Demak dimanfaatkan untuk memaksimalkan serapan sebelum masa panen berakhir.
Untuk wilayah kerja Bulog Semarang, stok beras saat ini mencapai 64 ribu ton dan dinilai sangat mencukupi untuk menghadapi Ramadan dan Idul Fitri. Cadangan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.
Koordinasi dengan dinas terkait, TNI-Polri, serta Tim Satgas terus dilakukan guna memastikan stabilitas harga beras dan minyak goreng tetap terjaga di pasaran.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
