Suami Meninggal, Andriyani Bangkit Lewat Usaha Rumahan dan Kini Ikut Program PEKA

Taufik Budi
Suami Meninggal, Andriyani Bangkit Lewat Usaha Rumahan dan Kini Ikut Program PEKA. Foto" Ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Kehilangan suami lima tahun lalu menjadi titik balik kehidupan Andriyani (50). Demi menghidupi keluarga dan membiayai pendidikan dua anaknya, warga BSB, Kota Semarang itu memilih merintis usaha dari rumah dengan menjual buah hingga aneka makanan.

Awalnya, Andriyani mendapat kesempatan menjual produk buah Sunpride sebagai bentuk apresiasi perusahaan tempat almarhum suaminya bekerja. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk memulai usaha kecil-kecilan.

"Setelah suami meninggal, saya ditawari untuk menjual produk Sunpride langsung dari perusahaan. Awalnya saya jual ke teman-teman sekolah anak, kemudian ke sekitar kompleks rumah," ujar Andriyani usai mengikuti Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan di Semarang, Kamis (23/7/2026).

Seiring berjalannya waktu, ia tidak hanya menjual buah. Andriyani mulai membuat berbagai makanan seperti silky pudding, brownies, hingga cookies yang dipasarkan melalui sistem pemesanan (pre-order) dan dititipkan di kantin sekolah anaknya.

Namun, keterbatasan tenaga membuat usahanya belum berkembang maksimal. Selama ini ia masih mengandalkan penjualan di lingkungan sekitar dan belum memanfaatkan platform digital seperti Grab maupun Gojek.

"Saya sebenarnya dari dulu ingin masuk Grab atau Gojek, tetapi masih terkendala. Makanya tadi saya ingin bertanya bagaimana persyaratannya, apalagi produk saya tidak tersedia setiap hari," katanya.

Andriyani mengaku pelatihan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan memberikan banyak pengetahuan baru, mulai dari pengelolaan keuangan, membedakan layanan OJK dan Bank Indonesia, hingga peluang memasarkan produk melalui platform digital.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti dalam satu kegiatan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan bagi pelaku usaha kecil.

"Saya ingin ada pendampingan supaya produk kami bisa lebih dikenal. Kendala saya juga lokasi rumah cukup jauh sehingga ongkos kirim sering menjadi pertimbangan pembeli," ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Cahyaning Indriasari, mengatakan kegiatan PEKA atau Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan merupakan upaya mendorong para penerima manfaat agar mampu membangun usaha secara mandiri.

Peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, meninggal biasa, maupun peserta yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Kalau selama ini layanan BPJS Ketenagakerjaan selesai ketika peserta menerima manfaat, sekarang kami lanjutkan dengan pemberdayaan supaya uang yang diterima bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan kehidupan dan menjadi lebih mandiri," kata Naning, sapaan akrabnya.

Dalam pelatihan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Grab, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan materi mengenai perencanaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha.

Menurut Naning, pelatihan tidak berhenti pada kegiatan sehari, tetapi akan dilanjutkan dengan pendampingan oleh kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di masing-masing daerah.

"Nanti teman-teman dari kantor cabang akan melakukan pendampingan. Dari pelatihan sebelumnya di Yogyakarta, dari 25 peserta yang kami latih, lima orang sudah berhasil memasarkan produknya melalui marketplace," ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serta lembaga pelatihan agar semakin banyak penerima manfaat yang mampu mengembangkan usahanya.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan 385.624 klaim dengan nilai mencapai Rp3,14 triliun. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan beasiswa kepada 7.328 penerima dengan total nilai lebih dari Rp27 miliar sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network