Keluarga Kenali Gigi Gingsul dan Jepit Rambut, Polisi Tetap Tes DNA Kerangka Mozza

Taufik Budi
Keluarga Kenali Gigi Gingsul dan Jepit Rambut, Polisi Tetap Tes DNA Kerangka Mozza. (Foto: Istimewa).

 

SEMARANG,iNewsJoglosemar.id – Polisi melakukan tes DNA untuk memastikan identitas kerangka manusia yang ditemukan di lereng Tol Jangli, Kota Semarang, yang diduga berkaitan dengan hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (18), warga Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Meski keluarga telah mengenali sejumlah ciri pada kerangka tersebut, penyidik tetap melakukan pemeriksaan DNA sebagai langkah untuk memastikan identitas korban secara ilmiah.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana mengatakan, keluarga datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang setelah mendapat informasi mengenai penemuan kerangka.

Dalam pemeriksaan awal, keluarga mengenali sejumlah ciri yang dianggap sesuai dengan Mozza. Salah satunya kondisi gigi yang masih lengkap, termasuk adanya gingsul pada bagian kiri depan bawah.

Selain itu, keluarga juga mengenali bekas tambalan pada bagian belakang gigi serta sebuah penjepit rambut yang ditemukan bersama kerangka tersebut.

“Orang tua mengetahui informasi tersebut, merapat ke Rumah Sakit Bhayangkara, dijelaskan dan memberikan ciri-ciri terkait yang dimaksud dengan orang hilang, yaitu adanya gingsul sebelah kiri depan bawah. Lalu ada tambalan, bekas tambalan di belakang, dan ada jepit rambut yang diakui oleh keluarga,” kata Bodia, Kamis (4/9/2026).

Namun, pengenalan secara fisik tersebut belum cukup bagi penyidik untuk memastikan identitas korban. Polisi tetap melakukan pemeriksaan DNA dengan membandingkan sampel dari kerangka dengan sampel pembanding dari keluarga.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh kepastian identitas melalui metode ilmiah, mengingat kondisi jasad yang ditemukan sudah dalam bentuk kerangka.

“Secara fisik memang keluarga mengakui, namun secara scientific crime investigation, kami perlu membandingkan rumus DNA dari kerangka dengan sampel pembanding dari keluarga,” jelas Bodia.

Kerangka tersebut sebelumnya ditemukan polisi setelah terduga pelaku berinisial MDFS (22) memberikan informasi mengenai lokasi yang diduga menjadi tempat korban dibuang.

Tim Inafis Polres Semarang bersama unit terkait dan Tim Inafis Polrestabes Semarang kemudian melakukan penyisiran di kawasan yang disebutkan terduga pelaku. Karena lokasi berada di medan curam, proses evakuasi kerangka dilakukan dengan bantuan tim SAR.

Kerangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.

Selain memastikan identitas korban, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik untuk mengetahui penyebab kematian.

Sebelumnya, MDFS dalam interogasi awal diduga mengaku melakukan pembunuhan terhadap Mozza dengan cara mencekik. Namun, polisi menegaskan keterangan tersebut masih merupakan pengakuan terduga pelaku dan harus dibuktikan dengan alat bukti serta pemeriksaan forensik.

“Kalau dari interogasi, membunuhnya itu dengan mencekik. Tapi itu kan masih dari keterangan dari terduga. Kita masih menunggu hasil benar-benar, hasil dari visum,” ujar Bodia.

Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian kasus hilangnya Mozza yang dilaporkan keluarga pada 28 Juni 2025. Penyidik tidak hanya mengandalkan pengakuan terduga pelaku, tetapi juga mengumpulkan alat bukti dan keterangan lain.

Hasil tes DNA nantinya akan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan apakah kerangka yang ditemukan di lereng Tol Jangli tersebut merupakan Mozza Axillia Gunarsa.

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network