Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Api Masih Membara di TPA Putri Cempo, Helikopter Water Bombing Kembali Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Klaim Gus Nur: Dizalimi, Sel Sempit Tak Bisa Selonjor Bareng 9 Tahanan Narkoba

Jum'at, 03 Februari 2023 | 05:59 WIB
  • author Taufik Budi
Klaim Gus Nur: Dizalimi, Sel Sempit Tak Bisa Selonjor Bareng 9 Tahanan Narkoba
Klaim Gus Nur: Dizalimi, Sel Sempit Tak Bisa Selonjor Bareng 9 Tahanan Narkoba (Ist)

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id - Sosok Sugik Nur Raharja (49) atau yang dikenal dengan panggilan Gus Nur, kembali mengutarakan pernyataan kontroversial. Dalam tayangan Snack Video yang diunggah akun aldaahmad, klaim Gus Nur mengaku dizalimi dalam sel sempt bareng 9 tahanan narkoba.

Dia menyampaikan kondisi tersebut ketika dilakukan penahanan oleh Polri di rutan Mapolda Jateng. Disinyalir, pernyataan Sugik Nur tersebut disampaikannya usai mengikuti persidangan sebagai terdakwa pencemaran nama baik (tuduhan ijazah palsu Presiden Jokowi) pada 31 Januari 2023 di Pengadilan Negeri Surakarta.

Dalam video itu Sugik Nur mengaku dizalimi karena saat ditahan di rutan Polda Jateng dirinya selama 12 hari  tidak dapat menelepon anak istri. Dia juga mengaku sempat dipindahkan ke sel tahanan sempit sehingga tidak bisa selonjor.

"Bersama tahanan narkoba 9 orang. (Mereka) gak mengerti bab wudu, bab thaharah (bersuci). Kamar mandinya pesing. Zalim gak itu," kata warga Pakis Kabupaten Malang Jawa Timur itu.

Mengaku tak kuat, Sugik mengungkap meminta dipindah ke sel lain karena tak tahan bau pesing dan agar bisa leluasa salat berjemaah.

"Saya kemudian dipindah ke kamar yang tidak dikunci, tapi bayar saya! Bayar Rp100 ribu tiap hari ke kepala kamar bukan petugas (polisi) nya. Gak tahu uangnya lari kemana. Bayar saya, untuk supaya bisa sholat. Zalim gak itu," katanya.

Editor: M Taufik Budi Nurcahyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut