Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Sarang Narkoba Serentak, Polisi Amankan 19,29 Gram Sabu hingga 1.261 Pil Yarindo
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Terbongkarnya Produksi Pupuk Palsu CV Sayap ECP, Polisi Tahan Direktur

Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:29 WIB
  • author Taufik Budi
Kronologi Terbongkarnya Produksi Pupuk Palsu CV Sayap ECP, Polisi Tahan Direktur
Kronologi Terbongkarnya Produksi Pupuk Palsu CV Sayap ECP, Polisi Tahan Direktur. Foto: Ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Polda Jawa Tengah membongkar praktik produksi pupuk yang tidak sesuai dengan label komposisi oleh sebuah perusahaan bernama CV Sayap ECP. Penyelidikan dilakukan secara bertahap sejak adanya laporan awal hingga penetapan satu orang tersangka berinisial TS yang merupakan direktur perusahaan tersebut.

Kasus ini bermula pada Selasa, 13 Mei 2025, saat Satgas Pangan Polda Jawa Tengah menerima informasi mengenai beredarnya pupuk bermerek ENVIRO di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Pupuk tersebut diduga tidak memiliki kualitas sebagaimana tercantum dalam label kemasan.

Mendapatkan informasi tersebut, Satgas Pangan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi bahwa pupuk itu diproduksi oleh CV Sayap ECP yang berlokasi di Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Penggerebekan di Lokasi Produksi dan Gudang

Penyidik kemudian melakukan pengecekan langsung ke pabrik CV Sayap ECP dan mendapati bahwa benar perusahaan tersebut memproduksi pupuk dengan merek ENVIRO dan SPARTAN. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pupuk-pupuk hasil produksi itu disimpan di sebuah gudang di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Di gudang tersebut ditemukan sejumlah pupuk berbagai merek yang seluruhnya diproduksi oleh CV Sayap ECP. Beberapa di antaranya adalah ENVIRO NKCL, ENVIRO Phospat Super 36, SPARTAN NPK, SPARTAN NKCL, dan SPARTAN SP-36.

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut