Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi Dibungkus Daster di Bandungan Meninggal Setelah Ditarik Paksa saat Persalinan
Advertisement . Scroll to see content

Sampah Pasar Tradisional Semarang Overload, Bau dan Risiko Kesehatan Mengintai

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:13 WIB
  • author Taufik Budi
Sampah Pasar Tradisional Semarang Overload, Bau dan Risiko Kesehatan Mengintai
Sampah Pasar Tradisional Semarang Overload, Bau dan Risiko Kesehatan Mengintai. Foto: ist

Penanganan di TPS Lanal telah tuntas pada 15 Januari 2026, sementara TPS Purwosari/Patriot diperkuat dengan satu armada dump truck. Di TPS Bukit Kencana Jaya, Pemkot akan menambah alat berat (excavator dari DISPERKIM), lima dump truck, dua armroll, tambahan satu kontainer, serta penataan ritasi harian karena keterbatasan kontainer dan satu armroll yang rusak. Seluruh rincian teknis ini menjadi bagian dari operasi lapangan yang saat ini berjalan.

Selain itu, penanganan sampah juga dilakukan di titik lain seperti TPS Lingkar Tanjung Panggung Lor dan Pasar Suryokusumo. Sedangkan TPS Rumah Pompa mendapat dukungan dua dump truck dari TPA dan 10 personel dari DISPERKIM.

“Kami tidak hanya mengangkut, tetapi menata sistemnya armada, ritasi, kontainer, hingga koordinasi lintas OPD. Tujuannya jelas, tidak ada lagi tumpukan yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan,” ungkap Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Pola penanganan di Muktiharjo Kidul akan diperluas ke TPS-TPS lainnya yang telah dipetakan sebagai titik rawan overload. Penanganan khusus yang dilakukan di TPS Muktiharjo Kidul akan dilanjutkan secara bertahap ke TPS lain di Kota Semarang sehingga persoalan sampah tertangani dari hulu ke hilir.

 

 

 

Editor: Enih Nurhaeni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut