Banjir Kembali Rendam Jalur Pekalongan–Sragi, KAI Terapkan Operasi KA Ganjil–Genap
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Genangan air kembali terjadi di petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, sehingga PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta api serta menerapkan pola operasi ganjil–genap demi menjaga keselamatan perjalanan, Minggu (18/1/2026).
KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air di lokasi tersebut kembali mengalami kenaikan sejak Sabtu (17/1) pukul 21.59 WIB. Hingga Minggu pagi pukul 07.01 WIB, ketinggian genangan pada jalur hulu mencapai sekitar +10,2 sentimeter di atas kepala rel, sedangkan pada jalur hilir sekitar +13,2 sentimeter.
Meski demikian, KAI mencatat tren genangan air secara umum mulai menunjukkan penurunan sejak pukul 05.35 WIB, dengan kondisi aliran air terpantau relatif tenang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas pembatalan sejumlah perjalanan kereta api yang tidak dapat dihindari.
“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, pembatalan sejumlah KA masih harus dilakukan demi menghindari potensi risiko di lintasan,” ujar Luqman.
Luqman menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan memastikan tidak ditemukan gogosan atau konstruksi jalan rel yang tergerus air di sekitar lintasan. Namun demikian, kondisi genangan yang masih berada di atas kepala rel membuat perjalanan KA belum memungkinkan untuk dioperasikan secara normal.
Selain pembatalan perjalanan, KAI Daop 4 Semarang juga menerapkan rekayasa operasi dengan pola memutar ganjil–genap untuk sejumlah KA jarak jauh pada Minggu (18/1), guna menjaga kelancaran layanan bagi pelanggan.
A. KA Keberangkatan Daop 4 yang Dibatalkan
(per pukul 06.30 WIB)
1. KA Kaligung
2. KA Kamandaka
3. KA Argo Sindoro
4. KA Argo Muria
5. KA Menoreh
6. KA Tawangjaya Premium
7. KA Ambarawa Ekspres
8. KA Tegal Bahari
B. Pola Operasi KA Ganjil
1. KA 3 (Anggrek): Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo Balapan – Kroya – Cirebon
2. KA 41 (Sembrani): Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo Balapan – Kroya – Cirebon
3. KA 31 (Pandalungan): Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo Balapan – Kroya – Cirebon
C. Pola Operasi KA Genap
1. KA 4 (Anggrek): Cirebon – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
2. KA 32 (Pandalungan): Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
3. KA 92 (Jayabaya): Cirebon – Kroya – Solo Balapan – Surabaya Gubeng
4. KA 42 (Sembrani): Tegal – Prupuk – Kroya – Solo Balapan – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang
KAI Daop 4 Semarang memastikan akan terus melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait hingga kondisi lintasan benar-benar dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api.
“Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan ini. KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi terbaru dan memberikan pelayanan terbaik di tengah situasi yang dinamis,” tutup Luqman.
Editor : Enih Nurhaeni