get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Lampion Hiasi Langit Candi Gedongsongo, Wisatawan Seolah Dibawa ke Negeri Dongeng

Sinyal HP Hilang! Ratusan Ribu Pengunjung Padati Festival Bunga Bandungan 2026

Senin, 06 Juli 2026 | 11:32 WIB
header img
Sinyal HP Hilang! Ratusan Ribu Pengunjung Padati Festival Bunga Bandungan 2026. Foto: iNewsJoglosemar.id/Taufik Budi

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Antusiasme masyarakat menyaksikan Festival Bunga Bandungan 2026 begitu besar. Ratusan ribu pengunjung memadati kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026), hingga menyebabkan jaringan telepon seluler sempat lumpuh. Banyak pengunjung mengaku kesulitan menghubungi keluarga maupun kerabat karena sinyal telepon menghilang di sepanjang jalur festival.

Kepadatan pengunjung sudah terlihat sejak pagi. Kendaraan mengular menuju Bandungan, sementara ribuan warga memenuhi sisi jalan untuk menyaksikan parade mobil hias yang menjadi ikon Festival Bunga Bandungan.

Ketua Panitia Festival Bunga Bandungan, Sugianto, mengatakan cuaca cerah membuat seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Namun tingginya antusiasme masyarakat menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju lokasi festival.

"Alhamdulillah di tanggal 5 Juli ini untuk puncak acara Festival Bunga kita berjalan dengan lancar, dengan suasana yang sangat terang cerah, enggak ada hujan, enggak ada halangan. Cuma ada sedikit di jalan tadi macet karena sangat banyaknya antusias penonton dari berbagai penjuru masyarakat yang hadir di sini," ujar Sugianto.

Menurutnya, jumlah pengunjung yang datang sejak pagi diperkirakan mencapai ratusan ribu orang. Kepadatan massa bahkan membuat jaringan telepon seluler tidak dapat digunakan.

"Yang datang di siang hari ini dari pagi tadi itu ada sekitar ratusan ribu. Jadi dari RTH sampai ke finish itu sampai sinyal hilang, sinyal HP hilang, enggak bisa komunikasi pakai HP," katanya.

Fenomena hilangnya sinyal telepon menjadi pengalaman yang banyak diceritakan para pengunjung. Mereka terpaksa menentukan titik temu terlebih dahulu dengan anggota keluarga atau rombongan karena komunikasi melalui telepon seluler tidak berjalan normal.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat menikmati kemeriahan Festival Bunga Bandungan.

Sebanyak 21 mobil hias berbalut bunga segar hasil budidaya petani lokal menjadi daya tarik utama. Setiap kendaraan dihias menggunakan ribuan tangkai bunga dengan berbagai tema yang menampilkan kreativitas para petani dari sejumlah desa di Kabupaten Semarang.

"Untuk peserta mobil hias di tahun ini kita ada 21 peserta mobil hias. Dari para petani yang punya hasil bunga, ada dari Desa Duren, Desa Candi, Desa Centek, Kecamatan Sumowono, Kecamatan Ambarawa, dan Bandungan," ujar Sugianto.

Tak hanya parade mobil hias, festival juga dimeriahkan berbagai kesenian tradisional yang dibawakan warga dari setiap dusun di Bandungan.

Iring-iringan Kereta Kencana Wungu tampil megah dengan balutan ribuan bunga warna-warni. Penampilannya semakin menarik dengan kehadiran warok perempuan berkostum tradisional yang menghibur masyarakat di sepanjang rute festival.

Sorak-sorai penonton juga pecah ketika kelompok seni menampilkan Anoman Obong. Atraksi tokoh Hanoman dalam kisah pewayangan tersebut menjadi salah satu pertunjukan yang paling banyak diabadikan pengunjung.

Sementara itu, penampilan marching band menambah semarak suasana. Para personelnya berjalan diiringi taburan kelopak bunga dari peserta dan warga, menciptakan pemandangan yang memukau sepanjang jalannya parade.

Festival Bunga Bandungan diselenggarakan oleh P3BB (Persatuan Petani dan Pedagang Bunga Bandungan) bersama Lembaga Kesenian Kecamatan (LKK) dengan dukungan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dinas Pertanian, Hotel Wahid, serta berbagai pihak lainnya.

"Untuk penyelenggara dari P3BB, Persatuan Petani dan Pedagang Bunga Bandungan, dibantu teman-teman LKK, didukung Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Hotel Wahid, dan teman-teman kami yang lain-lain," jelas Sugianto.

Di balik kemeriahan festival, panitia mengungkapkan bahwa undangan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum berbuah kehadiran pada penyelenggaraan tahun ini.

"Untuk agenda awal kita di Festival Bunga yang kelima ini mengundang Wakil Presiden. Sampai sore ini dikonfirmasikan belum bisa hadir di Festival Bunga pada tahun ini," katanya.

Panitia pun berencana kembali mengundang Wakil Presiden pada penyelenggaraan Festival Bunga Bandungan tahun depan.

Kemeriahan festival juga dirasakan Vina, wisatawan asal Purwodadi, Kabupaten Grobogan, yang datang bersama adik dan kakaknya.

"Senang, senang sekali memeriahkan Festival Bandungan," ujar Vina.

Ia mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 09.00 WIB. Meski harus berdesakan dengan lautan manusia dan sempat kesulitan menggunakan telepon seluler, Vina mengaku tidak kecewa.

Baginya, keindahan parade bunga, atraksi Kereta Kencana Wungu, Anoman Obong, hingga marching band yang bermandikan taburan bunga membuat perjalanan dari Purwodadi terasa sepadan.

"Setiap tahun sih ke sini. Iya, mau ikut lagi kalau ada waktu," tuturnya.

Festival Bunga Bandungan 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda wisata terbesar di Kabupaten Semarang. Antusiasme ratusan ribu pengunjung yang memenuhi kawasan hingga membuat sinyal HP hilang menjadi gambaran besarnya daya tarik festival yang mengangkat potensi bunga, seni, budaya, dan pariwisata Bandungan.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut