Bahayakan Pemotor, Sudut Tajam Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dipangkas
SEMARANG, iNewsJoglosemar.id– Pulau jalan di simpang Exit Tol Bawen menuju arah Salatiga akhirnya dipangkas untuk meningkatkan keselamatan pengendara, khususnya sepeda motor. Selama ini, bentuk pulau jalan yang terlalu menyudut dinilai membuat pengendara harus melakukan manuver saat bergabung ke lajur utama sehingga berpotensi membahayakan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang, Djoko Noerjanto, mengatakan perubahan konstruksi tersebut merupakan hasil evaluasi setelah diberlakukannya jalur khusus sepeda motor di kawasan Exit Tol Bawen sejak menjelang arus mudik Lebaran lalu.
Menurutnya, selama penerapan kanalisasi sepeda motor, masih ditemukan sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah bentuk pulau jalan yang membuat ruang gerak kendaraan, terutama sepeda motor, menjadi terbatas saat hendak masuk kembali ke jalur utama arah Salatiga.
"Pulau jalan dari arah Bawen menuju Salatiga sebelumnya membentuk sudut yang cukup tajam. Saat kendaraan bergabung ke lajur lurus masih harus melakukan sedikit manuver. Kondisi ini menjadi salah satu hasil evaluasi kami," kata Djoko.
Berdasarkan hasil koordinasi antara Dishub Kabupaten Semarang, PT Jasamarga Jogja-Bawen (JJB), dan TMJ selaku pemilik aset Variable Message Sign (VMS), konstruksi pulau jalan akhirnya diubah agar lebih landai.
Proses pembongkaran mulai dilakukan pada Jumat pekan lalu setelah seluruh perizinan selesai. Menurut Djoko, koordinasi perubahan konstruksi membutuhkan waktu cukup panjang karena di lokasi tersebut terdapat aset VMS milik TMJ yang tetap harus dipertahankan.
"Alhamdulillah sudah disetujui. Harapannya pengguna sepeda motor saat menggunakan lajur khusus dan bergabung kembali ke jalur utama bisa lebih aman, nyaman, dan selamat," ujarnya.
Djoko menjelaskan, pulau jalan tidak dibongkar seluruhnya. Perubahan hanya dilakukan dengan memangkas bagian ujung yang semula membentuk sudut sekitar 90 derajat menjadi lebih landai sehingga kendaraan memiliki ruang yang lebih luas saat bermanuver.
"Pulau jalan tidak dihilangkan. Kami hanya menyesuaikan bentuknya karena masih ada aset VMS milik TMJ di lokasi tersebut," jelasnya.
Ia memperkirakan bagian pulau jalan yang diubah memiliki panjang sekitar 15 meter dengan lebar sekitar tiga meter berbentuk segitiga. Dengan ukuran tersebut, luas area yang dipangkas diperkirakan mencapai puluhan meter meter persegi.
Setelah pekerjaan konstruksi selesai, Dishub Kabupaten Semarang akan kembali melakukan sosialisasi kepada pengendara sepeda motor agar memanfaatkan jalur kanalisasi yang telah disediakan.
"Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada pengendara sepeda motor agar menggunakan lajur yang sudah disiapkan. Tujuannya supaya lalu lintas lebih tertib dan keselamatan pengguna jalan semakin meningkat," ucapnya..
Editor : Enih Nurhaeni