get app
inews
Aa Text
Read Next : Selingkuh dan Konsumsi Narkoba, Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nuridin Dipecat

Setahun Mozza Hilang, Tangis Ayah Pecah: Pulang Ya Kak, di Luar Ngeri

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:47 WIB
header img
Setahun Mozza Hilang, Tangis Ayah Pecah: Pulang Ya Kak, di Luar Ngeri. (Foto: iNewsJoglosemar.id/Taufik Budi).

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Sudah satu tahun berlalu sejak Mozza Axillia Gunarsa (18) menghilang tanpa kabar. Namun bagi Singgih (42), ayah Mozza, penantian itu belum pernah berakhir. Di tengah harapan yang terus dipelihara, air mata tak lagi bisa dibendung saat ia menyampaikan pesan kepada putri sulungnya.

Dengan suara yang beberapa kali terhenti karena menahan tangis, Singgih hanya memiliki satu harapan, yakni Mozza pulang ke rumah.

"Kak... pulang ya, Kak. Kasihan keluargamu. Di luar ngeri, Kak. Kakak belum siap kalau di luar sendiri. Kasihan adik, mama sama ayahmu," ucapnya lirih, Jumat (10/7/2026) malam.

Kalimat sederhana itu menjadi ungkapan kerinduan seorang ayah yang selama setahun terakhir terus mencari keberadaan anaknya ke berbagai tempat, tanpa pernah mengetahui di mana Mozza berada.

"Ayah Selalu Siap Nemenin Kamu"

Singgih mengatakan, sejak Mozza masih kecil, hubungan mereka terjalin sangat dekat. Ia mengaku selalu berusaha mendampingi putrinya dalam berbagai aktivitas, termasuk ketika harus bepergian.

Karena itu, ia berharap Mozza mengingat kembali kebersamaan yang selama ini mereka jalani sebagai sebuah keluarga.

"Dari awal kita memang sudah berjanji untuk bersama-sama toh, Kak? Mau ke mana pun pergi ayah siap nemenin. Ayah bakal ngelepas kamu kalau memang sudah waktunya. Tapi bukan saat ini," katanya.

Bagi Singgih, rumah selalu menjadi tempat paling aman untuk putrinya.

Ia pun meyakini, apa pun yang sedang dihadapi Mozza saat ini masih bisa diselesaikan bersama keluarga.

Cita-cita Kuliah di Undip Masih Menunggu

Di balik kerinduannya, Singgih juga mengingat kembali impian Mozza yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Diponegoro (Undip).

Menurutnya, kesempatan itu sebenarnya sudah berada di depan mata sebelum Mozza menghilang.

"Yang pasti hari ini, saat ini yang kamu butuhkan hanya sekolah. Sesuai apa yang kamu inginkan. Kamu pengin di Undip, pengin ambil Administrasi Bisnis. Dan itu sudah kamu dapatkan."

Dengan suara yang kembali bergetar, ia mengulang permohonannya agar Mozza segera pulang.

"Tolonglah, Kak. Pulang. Pulang, Kak."

Selama Setahun Tak Pernah Berhenti Mencari

Selama satu tahun terakhir, Singgih mengaku tidak pernah berhenti mencari putrinya. Berbagai informasi dari masyarakat selalu ditindaklanjuti, termasuk mendatangi sejumlah lokasi yang diduga pernah disinggahi Mozza.

Ia bahkan menyusuri berbagai basecamp pendakian di Jawa Tengah hingga Jawa Timur, termasuk kawasan Gunung Merbabu dan Gunung Bromo, karena mengetahui Mozza memiliki hobi mendaki gunung.

Meski seluruh upaya itu belum membuahkan hasil, Singgih memilih tetap percaya putrinya masih dalam keadaan selamat.

"Ayah Yakin Kamu Masih Anak yang Baik"

Di mata Singgih, Mozza merupakan anak yang sederhana, bertanggung jawab, dan tidak pernah membuat masalah. Ia mengenang putrinya sebagai sosok yang rajin beribadah serta aktif membantu kegiatan di musala bersama sang ayah.

"Saya tidak pernah menuntut anak saya harus ranking satu atau harus jadi apa. Saya hanya minta ngajinya sama salatnya jangan ditinggalkan."

Kenangan itulah yang membuat Singgih tetap yakin putrinya akan kembali.

"Ayah cuma pengin Kakak kayak dulu, anak yang saleh. Saya yakin Kakak masih baik sampai saat ini. Cuma berada di lingkungan yang salah."

Di akhir pesannya, Singgih kembali memohon agar Mozza segera pulang. Bukan karena kemarahan, melainkan karena keluarga masih membuka pintu selebar-lebarnya dan menunggu kepulangan anak yang mereka rindukan selama setahun terakhir.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut