Diketahui, wacana penundaan Pemilu 2024 diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pada Januari 2022.
Kemudian, wacana itu kembali digulirkan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar pada Rabu 23 Februari 2022. Usulan tersebut ditolak oleh berbagai elemen masyarakat dan memicu demonstrasi.
BACA JUGA:
Dijenguk Presiden Jokowi, AM Hendropriyono Senyum Merekah
Atas polemik tersebut, Presiden RI Joko Widodo secara tegas menjelaskan bahwa tak ada penundaan Pemilu 2024 seperti yang dihembuskan beberapa poitisi.
Pernyataan itu diutarakan Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/4/2022).
BACA JUGA:
Luhut Binsar Pandjaitan Terpapar Omicron saat Kunjungan ke Amerika Serikat
BACA JUGA:
Lily Wahid Meninggal Dunia, Presiden Jokowi Kirim Karangan Bunga
Dalam arahannya, Presiden meminta jajarannya menyampaikan kepada publik bahwa jadwal pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak sudah ditetapkan agar tidak muncul isu lain seperti adanya upaya penundaan pemilu di masyarakat.
"Karena jelas bahwa kita telah sepakat pemilu dilaksanakan tanggal 14 Februari dan pilkada dilaksanakan nanti di November 2024, sudah jelas semuanya,” ujar Presiden seperti dikutip dari setkab.go.id.
BACA JUGA:
Jenderal Dudung Puji 2 Prajurit TNI Lawan 9 Begal di Jakarta
Editor : M Taufik Budi Nurcahyanto
Artikel Terkait
