Berawal dari Ejekan di Sekolah, Siswa SMP di Sragen Tewas usai Dianiaya Teman Sebaya
SRAGEN, iNewsJoglosemar.id — Siapa sangka, candaan yang berujung ejekan di lingkungan sekolah justru berakhir tragis. Seorang siswa SMP di Sumberlawang, Sragen, harus kehilangan nyawa setelah terlibat perkelahian dengan teman sebayanya.
Korban, WAP (14), diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan oleh DTP (14), yang juga masih berstatus pelajar.
Peristiwa itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung, ketika pengawasan guru dinilai tidak maksimal. Sejumlah siswa berada di luar kelas, menciptakan ruang interaksi yang tidak terkontrol.
Awalnya hanya guyonan biasa. Namun, ejekan yang terlontar memicu emosi hingga berubah menjadi saling tantang.
Dalam hitungan menit, situasi memanas dan berujung perkelahian fisik.
Pelaku diduga melakukan pemukulan dan tendangan secara langsung tanpa menggunakan alat.
Akibatnya, korban terjatuh dan pingsan di lokasi kejadian. Teman-temannya sempat berupaya menolong dengan membawa korban ke UKS.
Namun kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di fasilitas kesehatan.
Hasil autopsi mengungkap fakta mengejutkan. Korban mengalami cedera berat di kepala yang berujung pada kematian.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menyebut bahwa luka tersebut menyebabkan patah tulang pada dasar tengkorak.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak, bukan tempat lahirnya kekerasan.
Kini, kasus tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian secara lengkap.
Editor : Enih Nurhaeni