MBG di Kampus! Undip Jalankan Sejak 2022, Sehari 1.850 Porsi Makan Siang
SEMARANG, NewsJoglosemar.id – Di tengah ramainya pembahasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional, Universitas Diponegoro atau Undip ternyata telah lebih dulu menjalankan konsep serupa sejak tahun 2022. Bahkan, kampus ini mengalokasikan anggaran hingga Rp6 miliar setiap tahun untuk mendukung program tersebut.
Melalui program Food Truck Undip, ribuan mahasiswa kurang mampu mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi secara gratis setiap harinya.
Rektor Undip, Prof Suharnomo menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian kampus terhadap kesejahteraan mahasiswa.
“Ketika hari ini kita berbicara tentang makan bergizi gratis, Undip sesungguhnya telah memulai sejak tahun 2022 melalui program Food Truck. Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada mahasiswa,” ujarnya.
Setiap tahun, Undip mengalokasikan dana sekitar Rp6 miliar untuk menjaga keberlangsungan program ini. Dengan kapasitas produksi yang terorganisir, dapur Food Truck mampu menyediakan sekitar 1.850 porsi makan siang setiap hari.
Jika diakumulasikan, jumlah tersebut mencapai sekitar 450 ribu paket makanan dalam satu tahun, menjadikan program ini sebagai salah satu inisiatif sosial terbesar di lingkungan perguruan tinggi.
Program ini tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga memastikan kualitas gizi yang terjaga. Seluruh proses produksi dikelola secara profesional oleh unit jasa boga internal kampus.
Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT Undip Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan standar higienis tinggi.
“Mulai dari pemilihan bahan, pengolahan hingga penyajian, semua dilakukan secara profesional. Menu juga disusun agar memenuhi kebutuhan gizi mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, dapur beroperasi dari hari Minggu hingga Kamis, dengan bahan baku segar yang dikirim sehari sebelum proses memasak.
Komposisi makanan juga diperhatikan dengan cermat, mencakup karbohidrat, protein, dan sayuran agar mahasiswa mendapatkan asupan seimbang.
Pengawasan kualitas menjadi perhatian utama. Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip, Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa pemantauan dilakukan secara rutin untuk memastikan standar gizi tetap terjaga.
“Kami terus memantau komposisi nutrisi agar mahasiswa mendapatkan asupan yang mendukung aktivitas akademik mereka,” ujarnya.
Menariknya, program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung, baik sebagai kru maupun bagian operasional.
Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Amanda Herbudiarti dan Yonathan Gutom Prayoga, mengaku mendapatkan pengalaman berharga di bidang food and beverage sekaligus memperluas jaringan pertemanan.
Di sisi lain, mahasiswa penerima manfaat seperti Hassya Marella Istanto dari Fakultas Teknik merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Menunya variatif, dari ikan hingga daging. Sangat membantu kebutuhan makan kami selama kuliah,” ungkapnya.
Editor : Enih Nurhaeni