Kronologi Pelemparan Batu saat Pengajian KH Anwar Zahid dan Habib Bidin di Grobogan

Taufik Budi
Kronologi Pelemparan Batu saat Pengajian KH Anwar Zahid di Grobogan, Ini Penjelasan Polisi. Foto: ist

GROBOGAN, iNewsJoglosemar.id – Insiden pelemparan batu sempat terjadi saat Pengajian Akbar Putro Adji Bersholawat yang menghadirkan KH Anwar Zahid di Dusun Cabean, Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Senin (20/7/2026) malam. Namun, kepolisian menegaskan peristiwa tersebut tidak terjadi di lokasi pengajian, melainkan sekitar 500 meter dari area acara dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.

Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama menjelaskan, pengajian yang juga menghadirkan Habib Ali Zaenal Abidin dari Pekalongan serta Grup Hadrah Azzahir itu diikuti sekitar 1.500 jemaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Grobogan.

Untuk menjamin keamanan, Polres Grobogan bersama Polsek Purwodadi menerjunkan personel gabungan yang bersinergi dengan TNI, Banser, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya. Pengamanan dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas, pemeriksaan di sekitar lokasi, pengamanan area kegiatan hingga pengawalan kepulangan para jemaah.

"Keberadaan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung," ujar AKBP Endhie Pratama, Selasa (21/7/2026).

Menurut Kapolres, selama pengajian berlangsung petugas terus memantau seluruh titik, termasuk akses keluar masuk jemaah, area parkir, hingga lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman.

Di tengah kegiatan, kata AKBP Endhie Pratama, sempat terjadi aksi pelemparan yang dilakukan oleh oknum tak dikenal. Korban merupakan seorang jemaah yang saat itu sudah berada di luar area pengajian.

Peristiwa itu, lanjutnya, terjadi sekitar 500 meter dari lokasi pengajian sehingga tidak memengaruhi jalannya acara. Setelah menerima informasi tersebut, personel pengamanan langsung bergerak melakukan penanganan dan mengamankan situasi agar tidak berkembang lebih luas.

Kapolres Grobogan menegaskan, insiden tersebut sama sekali tidak mengganggu pelaksanaan Pengajian Akbar Putro Adji Bersholawat. Ribuan jemaah tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya mengganggu ketertiban umum maupun merusak kerukunan yang selama ini terjaga di Kabupaten Grobogan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati perbedaan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai. Apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditangani," kata AKBP Endhie Pratama.

Kapolres menegaskan Polres Grobogan akan menindaklanjuti setiap bentuk gangguan keamanan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Polri berkomitmen memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Kami tidak akan mentolerir setiap tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, maupun kerukunan masyarakat," tegas AKBP Endhie Pratama.

Pengajian Akbar Putro Adji Bersholawat sendiri akhirnya berlangsung hingga selesai dengan aman dan tertib. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network