Cuaca Ekstrem Hantui Porprov, Dayung dan Paralayang di Kabupaten Semarang Sempat Terhenti

Taufik Budi
Cuaca Ekstrem Hantui Porprov, Dayung dan Paralayang di Kabupaten Semarang Sempat Terhenti. Foto: ist

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Kondisi alam menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Semarang. Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, mengungkapkan bahwa hujan deras dan kabut tebal sempat mengganggu jalannya sejumlah pertandingan. Meski demikian, secara umum pelaksanaan tetap berjalan sesuai jadwal.

"Faktor cuaca kemarin memang ada sedikit mengganggu, namun bisa diselesaikan dengan baik," ujar Dody dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Dody menjelaskan bahwa cabang olahraga (cabor) dayung sempat terhenti akibat hujan deras yang mengguyur arena pertandingan. Sementara itu, cabor paralayang pada hari pertama tidak bisa terbang karena cuaca berkabut. Meskipun begitu, ia memastikan seluruh kendala tersebut dapat diatasi sehingga pertandingan bisa diselesaikan dengan sukses.

"Dayung sempat terhenti karena cuaca yang cukup ekstrem. Untuk paralayang, di hari pertama sempat tidak bisa terbang karena cuaca berkabut. Namun, bisa diselesaikan dalam waktu dua hari," jelasnya.

Selain itu, Dody menambahkan bahwa pada hari kedua pertandingan, pihaknya sempat membatasi waktu pertandingan hingga pukul 17.30 WIB. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi cuaca buruk dan memastikan keselamatan para atlet.

Meski cuaca sempat menjadi kendala, Dody menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi sejak awal. KONI Kabupaten Semarang sangat tegas terhadap cabor-cabor yang memiliki risiko tinggi, seperti paralayang, dayung, arung jeram, dan lainnya.

"Kami dari awal sangat tegas terhadap teman-teman yang ada di cabor, terutama cabor yang punya risiko tinggi. Kita berusaha semaksimal mungkin melaksanakan SOP keselamatan," tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Dody juga meminta semua cabor untuk melakukan final cek medis terhadap seluruh atlet yang bertanding di Kabupaten Semarang. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para atlet dalam keadaan prima dan siap bertanding.

Di tengah tantangan cuaca, Dody tetap mengapresiasi penampilan para atlet muda Kabupaten Semarang. Ia menilai atlet-atlet tersebut mampu bersaing dengan perwakilan dari kabupaten/kota lain.

"Kami cukup bangga dengan beberapa atlet muda yang ada di Kabupaten Semarang. Bisa bersaing dengan atlet-atlet dari kabupaten/kota yang lain," ungkapnya.

Berdasarkan data klasemen perolehan medali yang diperbarui pada 30 Oktober 2026 pukul 16.39 WIB, Kabupaten Semarang berhasil menempati peringkat ke-10. Kontingen tuan rumah mengoleksi 25 medali emas, 29 perak, dan 31 perunggu, dengan total 85 medali.

Capaian ini menunjukkan tren positif. Sebelumnya, Kabupaten Semarang berada di posisi ke-11, namun kini berhasil menyalip Kabupaten Banjarnegara dan naik ke posisi ke-10. Meski begitu, perolehan ini masih belum mencapai target awal yang dicanangkan, yaitu menembus posisi tujuh besar.

Pada porprov kali ini, Kabupaten Semarang hanya mengikuti 36 dari 58 cabor yang dipertandingkan, Dody berharap ke depan lebih banyak cabor yang bisa diikuti. Termasuk futsal dan sepak bola yang belum terdaftar resmi di wilayahnya.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network