Posko Mudik Lebaran
Perjalanan jauh saat mudik Lebaran juga dinilai berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, pemudik diimbau untuk memperhatikan kondisi tubuh serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik, termasuk di Posko Mudik Rest Area Tol Ungaran KM 429A di wilayah Kabupaten Semarang.
Seorang pemudik, Dian Ade, mengaku bersyukur dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Posko Mudik Rest Area Tol Ungaran KM 429A saat beristirahat dalam perjalanan menuju kampung halaman.
Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu pemudik yang menempuh perjalanan jauh.
“Selain bisa beristirahat, saya juga bisa mengetahui kondisi kesehatan selama perjalanan sebelum sampai di kampung dan berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.
Di posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengecekan gula darah dan kolesterol.
Layanan kesehatan di rest area tersebut merupakan bagian dari program Posko Mudik yang digelar oleh BPJS Kesehatan di sejumlah titik jalur mudik nasional.
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari mengatakan posko tersebut disiapkan untuk membantu pemudik menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.
“Posko mudik ini ada delapan titik yang berada di simpul perjalanan dengan lalu lintas pemudik yang tinggi. Harapannya dapat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.
Delapan titik Posko Mudik BPJS Kesehatan tersebut berada di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang KM 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali KM 166A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Semarang, Rest Area Tol Masaran KM 519A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Menurut Vetty, peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar wilayah domisili.
“Walaupun tidak berada di wilayah domisili, peserta tetap bisa mengakses layanan FKTP hingga tiga kali selama masa mudik. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat juga bisa langsung menuju rumah sakit terdekat tanpa harus kembali ke daerah asal,” jelasnya.
Editor : Enih Nurhaeni
Artikel Terkait
