Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan, Bupati Semarang: Petani Kini Lebih Efisien

Taufik Budi
Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan, Bupati Semarang: Petani Kini Lebih Efisien. Foto: ist

 

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah besar untuk mendorong modernisasi sektor pertanian. Sebanyak 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) resmi disalurkan ke 32 kabupaten/kota di Jawa Tengah sepanjang tahun 2026. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam gelaran Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (3/11/2026).

Penyaluran alsintan ini disambut hangat oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H. Menurutnya, bantuan tersebut sangat krusial untuk mendukung para petani agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

"Alhamdulillah hari ini dari Bapak Gubernur Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah ada beberapa bantuan alsintan yang nantinya akan dipakai untuk mendukung petani kita," ujar Ngesti saat ditemui di lokasi acara.

Ngesti memberikan contoh konkret bagaimana modernisasi ini mengubah wajah pertanian. Jika sebelumnya proses pengolahan lahan membutuhkan waktu hingga empat hari, dengan bantuan mesin, waktu tersebut bisa dipangkas menjadi dua hari. Selain menghemat waktu, biaya operasional juga menjadi jauh lebih efisien.

"Termasuk untuk panennya juga akan lebih cepat dan gabah yang hilang juga akan lebih sedikit," tambahnya.

Meski demikian, Ngesti menegaskan bahwa peningkatan produktivitas tidak hanya bertumpu pada teknologi. Pemerintah Kabupaten Semarang juga terus mendorong penggunaan pupuk organik, seperti pupuk kandang, untuk menjaga kesuburan tanah. Ke depan, pemantauan dan pembinaan penggunaan alsintan ini akan diserahkan kepada masing-masing kelompok tani penerima manfaat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa mekanisasi pertanian bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Hal ini demi mempertahankan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

"Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan," tegas Luthfi.

Data Pemprov mencatat, produksi gabah Jawa Tengah pada 2025 mencapai 11,5 juta ton atau berkontribusi sekitar 16,5 persen terhadap produksi nasional. Hingga November 2026, produksi telah mencapai sekitar 8,5 juta ton. Luthfi optimistis, dengan mekanisasi, angka ini akan terus merangkak naik.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, merinci jenis bantuan yang disalurkan. Mulai dari 100 unit rice transplanter, 10 unit combine harvester, traktor roda empat, traktor crawler, kultivator, hingga 1.005 unit handsprayer elektrik. Penggunaan alsintan ini diperkirakan mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan hingga 40-50 persen.

"Mekanisasi juga dapat menekan kehilangan hasil panen dan pascapanen dari sekitar 10 persen menjadi maksimal 2 persen," jelas Defransisco.

Selain mengejar produktivitas, modernisasi ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Luthfi menyadari, saat ini semakin banyak anak petani yang memilih bekerja di sektor lain karena menganggap pertanian identik dengan pekerjaan berat dan kotor.

Manfaat nyata alsintan dirasakan langsung oleh Sutirto, petani dari Kelompok Tani Sri Berkah, Kabupaten Pemalang. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya mesin panen padi (combine harvester). Proses panen yang biasanya memakan waktu lama dan membutuhkan banyak tenaga kerja, kini bisa diselesaikan dengan cepat.

"Kalau menggunakan combine harvester, satu hektare bisa selesai sekitar satu setengah sampai dua jam," ucap Sutirto.

Sebagai perbandingan, jika panen dilakukan secara manual, ia membutuhkan sekitar 30 hingga 40 pekerja untuk menyelesaikan dua pertiga hektare lahan dalam sehari. Sutirto pun berterima kasih kepada Gubernur dan Dinas Pertanian yang telah meringankan beban para petani.

 

 

Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network