Pelajar SMA dan SMK Berebut Tiket ke Kompetisi Kewirausahaan Asia Pasifik

Taufik Budi
9 Perusahaan Siswa Berebut Tiket Wakili Indonesia di Kompetisi Asia Pasifik 2027. Foto: Ist

 

SEMARANG, iNewsJoglosemar.id – Sembilan perusahaan siswa (student company) terbaik dari berbagai SMA dan SMK di Indonesia bersaing dalam ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year (PJI COY) 2026. Kompetisi ini menjadi penentu dua tim terbaik yang akan mewakili Indonesia pada JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 di Bali.

Ajang yang digelar di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (1/8/2026) tersebut merupakan puncak dari program kewirausahaan yang dijalankan Prestasi Junior Indonesia (PJI) melalui Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dan Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP).

Selama mengikuti program, sebanyak 1.173 siswa dari 45 SMA dan SMK di berbagai daerah membentuk 45 perusahaan siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga menjalankan bisnis secara langsung, mulai dari mengidentifikasi peluang pasar, mengembangkan produk, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, hingga memasarkan produk kepada konsumen dan investor.

Dari seluruh perusahaan siswa tersebut, sembilan tim terbaik berhasil melaju ke babak final PJI Company of the Year 2026. Mereka mempresentasikan perjalanan bisnis melalui pameran produk, presentasi perusahaan, dan wawancara di hadapan dewan juri yang berasal dari kalangan pengusaha, pimpinan perusahaan, serta profesional lintas industri.

Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto, mengatakan program Student Company dirancang agar pelajar memperoleh pengalaman nyata membangun usaha, bukan sekadar simulasi bisnis.

"Indonesia tidak kekurangan generasi muda kreatif. Tantangan kita adalah menghadirkan lebih banyak generasi yang mampu mengubah kreativitas menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, Student Company tidak kami rancang sebagai simulasi bisnis, melainkan sebagai ruang belajar yang mempertemukan pendidikan, dunia usaha, dan mentor profesional agar pelajar memperoleh pengalaman nyata membangun usaha sekaligus mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan pola pikir kewirausahaan," ujarnya.

Kesembilan perusahaan siswa menghadirkan berbagai inovasi berbasis material lokal dan ekonomi sirkular. Sejumlah tim mengolah pelepah pisang menjadi bioleather, memanfaatkan serat daun nanas sebagai produk rumah tangga, hingga mengembangkan tempurung kelapa, plastik daur ulang, dan bahan alami lainnya menjadi produk bernilai ekonomi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, menilai program tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berwirausaha sejak dini.

"Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur. Namun menjadi entrepreneur bukan hanya sekadar mendirikan perusahaan, melainkan memiliki jiwa wirausaha dan tujuan yang jelas. Program seperti Student Company menjadi tempat belajar yang sangat baik bagi generasi muda untuk mencoba, berkolaborasi, menerima masukan, bahkan mengalami kegagalan saat masih muda. Justru dari proses itulah mereka belajar untuk bangkit kembali, terus memperbaiki diri, dan membangun karakter dan ketangguhan yang dibutuhkan untuk menjadi entrepreneur di masa depan," katanya.

Penilaian dalam kompetisi meliputi inovasi produk, model bisnis, keberlanjutan usaha, kepemimpinan, kinerja perusahaan, hingga proses pembelajaran yang diperoleh selama menjalankan bisnis.

Dua perusahaan siswa dengan nilai terbaik akan menjadi wakil Indonesia pada JA Asia Pacific Company of the Year Competition 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Maret 2027. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk memperkenalkan inovasi dan semangat kewirausahaan kepada peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Program ini didukung oleh Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, Starbucks Indonesia, dan The Starbucks Foundation sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi kewirausahaan dan mampu bersaing di tingkat global.

 



Editor : Enih Nurhaeni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network